Media Center, Selasa ( 13/06 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep memiliki kepedulian kepada masyarakat kurang mampu untuk memenuhi kebutahan pokok selama Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah.
Buktinya, untuk mengurangi beban masyarakat kurang mampu tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar Pasar Murah Ramadhan tahun 2017.
Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si mengatakan, Pasar Murah Ramadhan digelar untuk menekan lonjakan harga kebutuhan pokok selama Ramadhan dan menjelang Hari Raya.
Untuk itu diharapkan masyarakat yang membeli kebutuhan pokok di Pasar Ramadhan benar-benar dari kalangan ekonomi kurang mampu, bukan untuk pedagang ataupun masyarakat mampu.
“Jangan sampai yang membeli kebutuhan pokok di Pasar Murah ini diborong oleh pedagang atau pembelinya orang kaya, tapi harus tepat sasaran. Karena tujuan Pasar Ramadhan ini, guna membantu masyarakat kurang mampu untuk memenuhi kebutuhan selama Ramadhan dan Hari Raya. Tolong panitia pelaksana untuk betul-betul mengawasi aktivitas di Pasar Murah Ramadhan ini,”kata Bupati.
Pemerintah Kabupaten Sumenep pada hari Selasa (13/06) menggelar Pasar Murah Ramadhan di Kecamatan Kota Sumenep yang dipusatkan di depan Labeng Mesem Keraton Sumenep, yang pembukannya dilakukan oleh Bupati dan dihadiri oleh Wakil Bupati, Forpimda dan pimpinan Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD).
Setelah membuka Pasar Ramadhan, Bupati bersama Wakil Bupati dan Forpimda meninjau stand Pasar Ramadhan dan sekaligus melayani masyarakat pembeli di setiap stand.
Bupati menyatakan, melalui kegiatan Pasar Murah Ramadhan mampu menekan inflasi bahan makanan di sumenep, karena berdasarkan data BPS, untuk inflasi bahan makanan sebesar 1,89 persen.
Selain itu diharapkan Tim Pemantua Kebutuhan Pokok Pemerintah Kabupaten Sumenep mempertajam pengawasan di masyarakat, dalam rangka mengantisipasi terjadinya penimbunan kebutuhan pokok, yang dilakukan pihak pihak tertentu.
“Kami harapkan Tim Pemkab Sumenep dan pihak terkiat untuk mencegah penimbunan kebutuahan pokok, karena kalau ada oknum yang melakukan penimbunan, tentu saja tindakannya itu salah satu pemicu lonjakan harga di pasar,”tegas Bupati.
Bupati menambahkan, pelaksanaan Pasar Murah Ramadhan tahun 2017 dipusatkan di 5 titik Kecamatan Eks Pembantu Bupati, antara lain di Kecamatan Kota Sumenep, Saronggi, Guluk-guluk, Ambunten, dan Kecamatan Batuputih.
“Kebutuhan pokok yang dijual di Pasar Murah Ramadhan, seperti gula pasir, tepung terigu, minyak goreng dan beras, sedangkan harganya lebih murah 25 persen dari harga pasar dengan kualitas yang sama,” pungkasnya. ( Yasik, Esha )