Media Center, Kamis ( 26/10 ) Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD)
Sumenep 2018, ditinggal kunjungan kerja (kunker) ke luar kota oleh
anggota DPRD Sumenep, Madura, Jawa Timur, sehingga pantauan media ini,
pada Kamis (26/10,) kantor wakil rakyat di Jalan Trunojoyo itu tampak
kosong. Tidak satupun wakil rakyat yang beraktifitas, hanya sebagian
staf komisi dan fraksi yang beraktifitas.
Sekretaris Dewan, H. Moh
Mulki mengatakan, kekosongan kantor DPRD itu disebabkan semua anggota
melakukan kunker sejak 25 Oktober 2017.
"Saat ini Komisi I sedang melakukan kunker ke DPRD DKI Jakarta. Mereka konsultasi tentang kepegawaian, berangkat tanggal 25 hingga 27 Oktober,"kata H. Mulki.
Semenata Komisi II, III dan IV melakukan kunker ke Kementerian
Perdagangan dan Kementerian Kesehatan. Kegiatan tersebut dijadwalkan
mulai 26-28 Oktober.
Menurut Mulki, agenda kunker dipastikan tidak
akan mengganggu pembahasan RAPBD. Pasalnya, sebagian pembahasan RAPBD
2018 di tingkat komisi sudah tuntas, seperti di Komisi I, sedangkan di 3
komisi lainnya masih terus dibahas dan akan dilanjutkan setelah datang
melaksanakan kunker ke sejumlah instansi pemerintah.
"Kami koordinasi dengan pimpinan Komisi-komisi, pembahasan RAPBD itu akan selesai sesuai jadwal yang telah ditentukan,"paparnya.
Sesuai jadwal
Bamus, pada tanggal 29 Oktober merupakan akhir pembahasan, pada tanggal
30 penyelarasan antara eksekutif dan legislatif, dan tanggal 31
merupakan paripurna penandatanganan bersama RAPBD 2018. ( Nita, Esha )