News Room, Jumat ( 05/07 ) Angin segar bagi masyarakat Sumenep. Bandara Trunojoyo milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat, akan segera dijadikan penerbangan komersial, dengan rute Sumenep-Surabaya PP. Wakil Bupati Sumenep, Ir. H. Soengkono Sidik, S.Sos, M.Si menjelaskan, Pemkab Sumenep dalam hal ini Bupati setempat sudah melakukan MoU (Memorandum of Understanding) dengan salah satu operator baru yang menyatakan berminat untuk memanfaatkan Bandara Trunojoyo, yakni Trans Nusa Pacific. “Mereka memang siap untuk membuka rute penerbangan Sumenep-Surabaya. Bupati Sumenep sudah melakukan MoU dengan pihak Maskapai Trans Nusa Pacific,”tuturnya. Penerbangan komersial Trans Nusa diperkirakan akan dimulai bulan Oktober 2014, menggunakan pesawat dengan kapasitas 20 seat. “Pesawat yang digunakan adalah pesawat kecil dengan kapasitas 20 seat, sehingga mereka bisa langsung menggunakan Bandara Trunojoyo dengan kondisi sekarang, tanpa harus menunggu perpanjangan landasan pacu (runway),”terangnya. Wabup menambahkan, penerbangan rute Sumenep-Surabaya PP yang dibuka Trans Nusa Pasific hampir bisa dipastikan positif. Bahkan pihak maskapai juga telah membuka harga tiket yang akan dipatok. “Mereka sudah memastikan akan membuka tarif Rp. 204.000,00 per “seat”. Saya pikir itu harga yang cukup terjangkau, dan kami yakin akan mendapat sambutan positif dari masyarakat Sumenep,”ujarnya. Maskapai Trans Nusa Pacific berencana mengoperasikan dua pesawat untuk rute Sumenep-Surabaya PP, yakni pesawat berkapasitas 20 dan 50 tempat duduk. “Tapi untuk yang 50 seat akan dioperasikan setelah ada penambahan ketebalan runway. Rencananya ketebalan runway ini akan ditambah 7 centimeter,”ungkapnya. Sebelumnya, Lion Air juga menyatakan kesiapannya untuk memanfaatkan Bandara Trunojoyo guna membuka rute penerbangan Sumenep-Surabaya. Lion Air akan mengoperasikan pesawat dengan kapasitas 72 seat. Namun untuk mengoperasikan pesawat tersebut, diperlukan perpanjangan runway Bandara Trunojoyo dari 1.160 meter menjadi 1400 meter. ( Nita, Esha )