News Room, Rabu ( 19/11 ) Selama ini kawasan pemakaman konvensional, selalu identik dengan suasana angker, menakutkan, dan kumuh. Oleh karena itu dalam sosialisasi Tata Ruang yang digelar di ruang rapat Dinas PU Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Sumenep, Rabu (19/11) diungkapkan rencana Rencana Tapak Kawasan Pemakaman Jalan Pahlawan Sumenep. Kepala Dinas PU Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Sumenep yang diwakili Sekretaris, Drs. Bahaudin, M.Si menuturkan, selama ini masyarakat mengabaikan urusan pemakaman, sehingga kondisi kawasan pemakaman yang ada di Sumenep keberadaannya sangat memprihatinkan, selain kesan menakutkan dan angker, kawasan pemakaman saat ini sangat kumuh dan tidak beraturan, sehingga para peziarah merasa tidak nyaman saat berziarah ke makam sanak saudaranya. “Rencana ini diharapkan akan menjadi solusi terhadap masalah kawasan pemakaman yang ada di Kabupaten Sumenep, dan bahkan nantinya kawasan pemakaman tersebut akan mendukung pemandangan kota, karena telah tertata dengan rapi,â€Âtegasnya. Sematera itu Kasie Tata Ruang, Yogo Prayogo, ST mengatakan, masalah kawasan pemakaman secara teknis mungkin tidak ada masalah, namun saat ini yang menjadi kendala adalah masalah sosial, berkaitan dengan budaya masyarakat yang mensakralkan kawasan pemakaman. “Apalagi bila ada perlokasian pemakaman dalan rencana pembangunan tapak kawasan pemakaman tersebut,â€Âtegasnya. Dalam rencana nantinya kawasan pemakaman jalan Pahlawan Desa Pandian seluas ± 900 hektar itu akan disulap menjadi Kawasan Pemakaman Modern, dimana secara view akan terlihat asri, sehingga masyarakat akan nyaman saat melakukan aktifitas religius di kawasan pemakaman tersebut. ( Gun, Esha )