Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 11-11-2011
  • 2383 Kali

Peluang Usaha Kopra Bangun Perekonomian Masyarakat

News Room, Jumat (11/11) Potensi pohon kelapa di Kabupaten Sumenep, jika digarap dengan sungguh-sungguh untuk pengembangan dunia usaha sangat menjanjikan. Sehingga tidak hanya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani kelapa, namun para pengrajin, pengusaha kecil hingga skala besar berbahan dasar kelapa ini memiliki potensi yang sangat menjajikan. Hal tersebut diungkapkan pengusaha kopra di Desa Marengan Daya Kecamatan Kota, Wisno Pradana (60) kepada News Room dikediamannya, Jumat (11/11) mengaku selama setahun lebih menjalani usaha kopra di Sumenep, ternyata cukup membuahkan hasil yang signifikan. “Bayangkan, pada awal usahanya hanya menghasilkan kopra berkisar 30 hingga 40 ton setiap bulan, namun dalam beberapa bulan terakhir ini hingga mencapai 70 hingga 80 ton bahkan lebih,”ujarnya. Bahkan, diakui pria 7 anak yang biasa dipanggil dengan nama sebutan H. Abdus Somad ini, peningkatan hasil kopra yang ditekuninya tersebut ditopang dengan kiriman kelapa dan kopra jadi dari berbagai kepulauan di Sumenep. Seperti halnya dari Raas, Arjasa, Kangayan, Sapeken, Masalembu dan sejumlah kepualuan lainnya. Diakui Wisno Pradana, sejumlah pengusaha kepualuan yang sebelumnya banyak mengirim kelapa ke Banyuangi, Situbondo, Bali dan sebagainya, pada akhirnya mereka antusias bekerjasama dengan pengusaha yang ada di Sumenep sendiri. Sebab, dalam menjajaki usaha kopra di Sumenep, sebelumnya pria kelahiran Demak Jawa Tengah ini mengaku sebelum memulai usahanya, pihaknya melakukan penjajakan kes ejumlah daerah yang memilikui potensi pohon kelapa seperti di Kecamatan Gapura, Dungkek, Ambunten, Pragaan, Guluk-guluk hingga ke kepulauan paling jauh, yakni Masalembu. Meskipun awalnya lebih banyak melakukan sosialisasi dan melatih cara pembuatan kopra yang baik kepada para pengrajin dan pengusaha kelapa. Dengan semangat keyakinan, meskipun tidak seluruhnya memasukkan hasil kopra kepadanya, namun Wisnu mengaku sudah memetik buah usahanya. “Intinya, kami juga ingin mengajak masyarakat Sumenep yang memiliki potensi kelapa ini untuk bersama-sama membangun usaha kerakyatan yang mudah, murah dan berpeluang bagi seluruh kalangan ini,”tambah Direktur CV. Indosura ini. Sebab, usaha kopra kelapa ini bisa dilakukan siapa saja tanpa memandang tingkat pendidikan. Bisa dilakukan secara home industri, kelompok usaha hingga satu rumah tangga mulai dari bapak, ibu dan anak bisa melakukan usaha ini tanpa harus keluar rumah apalagi urbanisasi bahkan menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) keluar Negeri. “Jadi, mari bangun untuk mengembangkan usaha kopra bersama-sama untuk membangun perekonomian masyarakat Sumenep,”pungkasnya penuh semangat. ( Ren, Esha )