Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 20-06-2020
  • 2081 Kali

Pelra Kalianget Mendadak Jadi Tempat Wisata Alternatif Saat New Normal

Media Center Sabtu ( 20/06 ) Pelabuhan Rakyat (Pelra) Kalianget tiba-tiba jadi tempat wisata sekaligus sebagai area pemandian bagi masyarakat khususnya muda-mudi di saat New Normal. Bahkan, pada hari-hari libur seperti hari Sabtu dan Minggu pengunjung bisa mencapai ratusan, seperti yang terlihat pada Sabtu (20/06/2030).

Pelabuhan Rakyat yang sudah puluhan tahun dan tidak pernah difungsikan sejak awal pembangunannya ini, beberapa kali ditutup, karena banyak warga yang membuang sampah di sekitar pelabuhan tersebut.

Sarkawi, salah seorang warga Desa Kalianget Timur, yang rumahnya tidak jauh dari pelabuhan rakyat yang ada di Desa Kalianget Timur Kecamatan Kalianget Kabupaten Sumenep ini, mengaku sangat menyayangkan kondisi pelabuhan rakyat yang sudah puluhan tahun tidak difungsikan.

Menurut aktifis Lembaga Swadaya Masyarakat di Kabupaten Sumenep ini, jika memang belum ada rencana untuk melanjutkan pembangunan pelabuhan rakyat Kalianget tersebut, sepertinya memang bagus untuk dikembangkan sebagai tempat wisata.

"Melihat antusias pengunjung yang selalu ramai khususnya muda-mudi untuk berenang dan memancing, bahkan ada yang hanya sekedar jalan-jalan, kan lebih baik sekalian dijadikan tempat wisata," ungkapnya.

Menurutnya, selain nantinya akan lebih terjaga kondisinya ketika dikunjungi wisatawan juga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar, seperti halnya bisa dijadikan area jual kuliner di sepanjang pelabuhan rakyat tersebut. Bahkan, apabila aneka fasilitas tersedia tanpa mengganggu bangunan pelabuhan yang ada akan semakin bagus, seperti halnya untuk arena mancing dan sebagainya.

Sarkawi bersama masyarakat relawan yang selama ini turut menjaga kebersihan khususnya sampah di sekitar pelabuhan rakyat tersebut, mengaku akan mengajukan kepada instansi terkait agar bisa mengelola tempat tersebut tanpa mengganggu bangunan pelabuhan rakyat yang ada, malah bisa membantu merawatnya apabila nantinya akan ada upaya melanjutkan pembangunan dan memfungsikan pelabuhan rakyat yang sudah menghabiskan anggaran milyaran Rupiah tersebut.

"Tentunya ini perlu adanya kebersamaan antar pihak seperti PT. Pelindo lll, PT. Garam dan pemerintah daerah setempat, apalagi ketika nantinya Kalianget akan terwujud menjadi Kota Tua, akan semakin banyak wisatawan betah disini," tandasnya. ( Ren, Fer )