Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 15-12-2005
  • 641 Kali

PELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP TANGGUNG JAWAB SEGENAP KOMPONEN MASYARAKAT

Sumenep-Infokom News Room : Lingkungan hidup menjadi tumpuan hidup bagi segenap makhluk di dunia ini, karena dapat memberikan segala keperluan hidup, seperti air, udara, dan bumi dengan ketepatan mempertahankan siklus kehidupan yang baik. Demikian Kepala Bapedalda Kabupaten Sumenep, Drs. Ec. Mukhtar Sidik, MM dalam Sarasehan memperingati “Hari Cinta Puspa dan Satwa serta Hari Keanekaragaman Hayati Tahun 2005� di Aula Bapedalda Kabupaten Sumenep, Kamis (15/12). Disampaikan pula, tema sarasehan ini adalah “Guru, Anak, Orang Tua dan Cinta Lingkungan Hidup�, mengandung maksud agar pelestarian lingkungan hidup saat ini merupakan tanggung jawab segenap komponen masyarakat, yang ditekankan pada keharmonisan hubungan guru, anak, dan orang tua secara bersama-sama memikirkan, menjaga, dan melestarikan lingkungan hidup, agar terhindar dari pengrusakan lingkungan hidup dan eksploitasi Sumber Daya Alam secara semena-mena. Sementara itu, Sugeng Dwi Lestari, S.Pi. MT. dari Bappedal East Java Institutional Strengthening - BEJIS Project Aus Aid (Australia) mengemukakan dalam paparannya, bahwa salah satu sumber daya yang sangat penting untuk dilestarikan saat ini adalah pelestarian Hutan Lindung, sebagai hutan yang berada dalam status dilindungi oleh negara, tidak diperbolehkan bagi siapapun menebang pohon atau merubah peruntukannya. Keberadaan hutan ini dimaksudkan untuk melindungi lingkungan agar tidak terjadi longsor, banjir dan menjadi catchment area atau daerah tangkapan air. Karena itu biasanya hutan lindung berada di lereng-lereng gunung atau daerah kritis yang menjadi penyangga lingkungan sekitarnya. Dijelaskan, sekarang pelestarian hutan telah semakin diperketat menjadi Hutan Suaka Alam atau Hutan Konservasi, yang merupakan daerah perlindungan bagi segala jenis tumbuhan (flora) dan binatang (fauna) yang terdapat di dalamnya. Adapun saat ini yang banyak dikritisi adalah Hutan Tanaman Industri yang biasanya hanya ditanami satu jenis pepohonan, seperti jati, mahoni, pinus, dan sebagainya, yang apabila ditebang tidak segera besar pula pohon yang baru ditanam. Dalam sarasehan ini, diberikan 5 buah buku seri penghijauan untuk para guru, agar dijadikan pedoman yang bermanfaat bagi pengelolaan tanaman di sekolah. ( Fj, Esha )