News Room, Jumat ( 02/12 ) Berbagai bentuk pelatihan yang dilaksanakan UPT Pelatihan Kerja Sumenep, kedepan akan berupaya untuk masuk ke sejumlah Kecamatan dan Desa di Madura, sehingga diharapkan dimasing-masing Kecamatan dan Desa memiliki masyarakat yang terampil dibidangnya dan akan mempermudah akses penerapan pekerjaan yang akan ditekuninya. Kepala UPT Pelatihan Kerja Sumenep, Drs. Joko Irianto mengungkapkan, beberapa bentuk ketrampilan yang sangat dibutuhkan keberadaannya di Kecamatan dan Desa, seperti prosessing, sablon dan tata rias, sehingga masyarakat tidak lagi harus datang ke kota untuk sekedar merias penganten dan sebagainya. “Bahkan jika momen-momen tertentu seperti Agustusan, yang biasanya ada kegiatan karnaval dan kegiatan lainnya, masyarakat tidak perlu jauh-jauh ke kota untuk merias, berkostum dan membuat tulisan sablon,”ujarnya. Dijelaskan, berbagai program pelatihan yang dilaksakan oleh UPT Pelatihan Kerja Sumenep, baik yang bersumber dari dana Propinsi maupun pusat memang belum bisa menjamah ke sejumlah Kecamatn dan Desa di Madura. Karena itu diharapkan masing-masing daerah juga memiliki program yang bersinergi dengan kegiatan yang dilaksanakan UPT Pelatihan Kerja. Disamping itu tegas Joko Irianto, berbagai pelatihan untuk peningkatan tenaga kerja dan kesejahteraan masyarakat diperlukan berbagai bentuk pelatihan live skill, seperti menjahit, komputer, servis sepeda motor dan sebagainya. Sehingga, mampu mengurangi pengangguran dan penempatan kerja sesuai dengan skill yang dimiliki. Sebab, kedepan kebutuhan bidang pekerjaan yang membutuhkan skill betul-betul ssangat dibutuhkan, sesuai dengan perkembangan teknologi yang terus mengalir, sehingga jika hanya mengandalkan ijazah tanpa memiliki keterampilan yang memadai akan sulit mendapat pekerjaan yang sesuai dan layak. ( Ren, Esha )