Media Center, Selasa ( 02/05 ) Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim M.Si, memantau pelaksanaan
Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) setingkat Sekolah Menengah
Pertama (SMP), bersama Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) di hari pertama,
Selasa (02/05) ke sejumlah lembaga pendidikan penyelenggara.
Bupati ditemui disela-sela kunjungannya di SMP Negeri 1 Sumenep
mengatakan, secara umum pelaksanaan UNBK sesi pertama setingkat SMP
berjalan lancar, bahkan pelaksanaannya tidak ada kendala yang berarti,
baik dari sisi sarana dan prasarana, seperti komputer dan jaringan
internet serta listrik. Hanya saja, penyelenggara UNBK setingkat SMP
tahun ini, tidak online menggunakan komputer, karena ada sejumlah
lembaga yang terkendala aliran listrik dan internet, sehingga lembaga
penyelenggara menerapkan system Ujian Nasional Berbasis Kertas dan
Pensil (UNKP).
“Persoalannya bukan lembaga penyelenggara yang
tidak siap melaksanakan UNBK, tapi karena faktor teknis masalah aliran
listrik dan internet di daerah tersebut,”kata Bupati.
Bupati
menyatakan, yang jelas pemerintah daerah sudah berkoordinasi dengan
pihak PLN dan Telkom di Sumenep, untuk menyiapkan sarana dan prasarana di daerah yang belum tersentuk aliran listrik selama 24
jam, dan jaringan internet. Pihaknya memperkirakan tahun depan lembaga
penyelenggara UNBK bisa bertambah dari tahun ini.
“Insya Allah
untuk tahun depan, meskipun belum 100 persen sejumlah lembaga
penyelenggara terutama di kepulauan bisa melaknasakan UNBK, dan kami
usahakan tahun 2019, pelaksanaan UNBK bisa dilaksanakan oleh semua
lembaga penyelenggara di Sumenep,”tegasnya.
Sementara Kepala Dinas
Pendidikan Kabupaten Sumenep, Drs. H. Achmad Shadik, M.Si
mengungkpakan, jumlah lembaga penyelenggara UNBK dan UNKP setingkat SMP
sebanyak 173 lembaga. Perinciannya, lembaga penyelengara yang
melaksanakan UNBK sebanyak 50 lembaga. Sedangkan lembaga penyelenggara
yang melaksananakan UNKP sebanyak 123 lembaga.
“Jumlah siswa UNBK
dan UNKP Sekolah Menengah Pertama dan MTs sebanyak 15.147 siswa.
Perinciannya, peserta siswa SMP sebanyak 6.470 orang, dan MTs sebanyak
8.677 orang. Untuk jumlah peserta di lembaga penyelenggara wilayah
daratan sebanyak 5.271 siswa, dan siswa di daerah kepaluan sebanyak
1.199 siswa,”tambah H. Achmad Shadik.
Forpimda yang memantau
pelaksaan UNBK setingkat SMP, yakni Kapolres Sumenep AKBP H. Josep
Ananta Piorap, Dandim 0827 Sumenep, Letkol Inf Budi Santosa, Kajari
Sumenep, Bambang Sutrisna, dan Ketua DPRD Sumenep, H. Herman Dali
Kusuma. ( Yasik, Esha )