Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 01-04-2015
  • 462 Kali

Pelajar Dan Ibu-Ibu Rumah Tangga Juga Gilai Akik

News Room, Kamis ( 02/04 ) Wabah dari demam akik tak hanya menjangkiti kalangan kaum Adam dewasa. Wabah tersebut saat ini juga menular pada kalangan pelajar dan ibu-ibu rumah tangga di Sumenep. “Ya, senang saja. Tapi ini bukan ikut-ikutan lho,”kata R. Imamiyah, warga Jalan Barito Desa Pandian, pada News Room, Kamis (02/04). 

Bagi Iim, panggilan akrabnya, akik merupakan hobby atau kesenangan belaka. Ia mengaku seakan ada yang kurang, saat keluar rumah tak memakai aksesoris dari batu-batu akik koleksinya. “Makanya kadang kalau lupa pakai, saya balik lagi ke rumah,”kata ibu 4 anak ini sambil tersenyum.

Ketika ditanya apa saja koleksinya, Iim menunjukkan macam-macam batu miliknya. Ada batu kalimaya, kecubung, phirus, siam, dan akik warna-warni. Kebanyakan akik miliknya itu didapat dari orang tuanya, namun ada juga yang dari hasil membeli dan hadiah dari kerabatnya.

“Seperti batu ini, saya beli di Jawa kemarin,”katanya sambil menunjukkan batu jenis kalimaya dan giok. Tak hanya Iim, Siti Faizah, warga Jalan Agussalim Desa Pangarangan juga suka mengoleksi batu akik.

“Awalnya hanya punya satu dua. Itupun pemberian almarhumah ibu dulu. Sekarang malah ketularan demam akik,”katanya sambil tertawa.

Seperti halnya Iim, Icek panggilan akrab Faizah, juga memiliki beberapa jenis batu akik. Bahkan, dirinya saat ini sedang berupaya memiliki alat pemotong batu. Karena, Ice’ mengaku punya beberapa jenis batu bongkahan akik yang belum dipotong.

“Ya, iseng saja. Anak-anak sudah besar, sekarang sambil lalu merawat akik,”imbuhnya bercanda. Yang unik, wabah akik juga menjangkiti anak-anak dari ke dua ibu tersebut, yang notabene masih berstatus pelajar.

Seperti Dafifah misalnya, anak ke empat Imamiyah yang masih duduk di bangku SMA, juga ikut-ikutan mengoleksi akik. “Aneh juga sebenarnya. Tapi saya benar-benar suka. Banyak teman-teman saya juga suka. Apalagi yang unik-unik,”kata siswa kelas XII SMAN 1 Ambunten tersebut.

Namun menurut Devi, panggilan akrabnya, hanya sebatas suka saja. “Ya, kalau dibelikan akik, gak bisa jajan nanti. Tapi ada lah, satu dua yang dikoleksi,”pungkasnya, sambil tertawa. ( Farhan, Esha )