Sumenep-Kominfo News Room : Pedagang Pasar Anom Baru yang beraktivitas diruas area jalan lingkar menggelar aksi protes. Aksi protes itu bermula ketika petugas mengamankan barang dagangan dan tenda yang ditinggal pemiliknya di malam hari. Menurut penjelasan kepala UPTD Pasar Anom Baru Sumenep, Drs. Misnadi, kronologis aksi protes pedagang bermula karena pihaknya menyerukan, agar pedagang yang beraktivitas di seputar bundaran pasar tidak meninggalkan barang dagangannya di malam hari, namun berhubung mereka tidak mengindahkan himbuan tersebut, pihaknya terpaksa mengamankan barang dangangan dan tenda mereka, Senin malam kemarin (22/05) Hanya saja menurut Misnadi, yang menjadi inti persoalan dalam penertiban itu bukan masalah pengamanan barang dagangan, melainkan pembakaran balok kayu yang sudah tidak digunakan pedagang. Misnadi menerangkan, meski upaya penertiban aktivitas pasar menuai aksi protes dari kalangan pedagang, namun pihaknya berjanji tetap akan melakukan razia dan penertiban. Dan untuk penertiban selanjutnya menunggu instruksi dari atasannya, apakah akan dilanjutkan atau tidak, penertiban tersebut. Sementara itu Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Kekayaan Daerah Kabupaten Sumenep, H. Achmad Masuni, SE, MM mengatakan, pihaknya tetap akan melakukan penertiban pasar, sebab selama ini aktivitas pedagang diruas jalan bundaran Pasar Anom itu sangat mengganggu arus transportasi. Bahkan menurut H. Misuni, pihaknya berencana untuk mencarikan lokasi baru untuk pedagang yang berada di ruas jalan bundaran pasar. ( Yasik, Esha )