Sumenep-Infokom News Room : Keluhan yang dilontarkan pelanggan air minum di Kecamatan Kalianget, terkait belum maksimalnya jam operasional aliran air yang hanya efektif selama 8 jam, dan itupun mengalir pada malam hari, ternyata mendapat perhatian khusus dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Sumenep. Terbukti, dalam waktu dekat ini, PDAM akan segera memperbaiki pipa aliran air menuju Kalianget. Demikian diungkapkan Direktur PDAM Sumenep, Drs. H. Didik Untung Samsidi, MM. H. Didik mengakui, bahwa aliran air ke kalianget itu hingga saat ini memang belum maksimal. Hal itu terjadi, karena jam operasional di daerah tersebut terbentur dengan beban puncak, sehingga aliran air hanya efektif pada pukul 22.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB pagi hari. Padahal, menurut H. Didik, seharusnya operasional aliran itu 12 jam, yakni dari pukul 06.00 sore hingga pukul 06.00 pagi. H. Didik menerangkan, dengan adanya keluhan dari pelanggan tersebut, pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin untuk segera mengatasi persoalan itu, agar pelanggan PDAM di Kalianget juga bisa menikmati kelancaran aliran air, seperti pelanggan lainnya yang sudah menikmati aliran air selama 24 jam. Karena itu, H. Didik menandaskan, pada tahun ini pihaknya akan bertindak cepat untuk memisahkan pipa air yang menuju Kalianget, yakni sepanjang 450 meter. H. Didik menjelaskan, pelaksanaan pemisahan pipa air tersebut, akan mulai dilaksanakan bulan depan. Pemisahan pipa itu dilakukan, menurut H. Didik, karena pihaknya menilai hal itu bisa memperlancar proses pendistribusian air. Selanjutnya H. Didik mengungkapkan, terhambatnya aliran air ke Kalianget itu, sebenarnya dikarenakan adanya penggunaan ganda pipa aliran air, antara pelanggan dari Pabian menuju Kalianget, sehingga aliran air menuju Kalianget terhambat. Berdasarkan data yang diterima News Room, jumlah pelanggan PDAM di Kecamatan Kalianget sebanyak 391 pelanggan, yang terdiri dari Desa Kalianget Timur sebanyak 340 pelanggan dan sebanyak 51 pelanggan untuk Desa Kalianget Barat. ( Nita, Esha )