Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 29-11-2017
  • 476 Kali

Pasukan Kuning Sempat Menolak Mendapat Hadiah Umroh

Media Center, Rabu ( 29/11 ) Abdul Kifli (60), salah seorang dari 2 orang petugas kebersihan yang lebih dikenal dengan sebutan Pasukan Kuning di Kabupaten Sumenep, yang mendapat hadiah umroh dari program Dinas Lingkungan Hidup (DLK) Sumenep, sempat menolak mendapat hadiah umroh dengan alasan berat meninggalkan ibunya yang sedang sakit.

“Andakan dibolehkan, hadiah bisa diganti dengan uang, saya akan membagikan pada kawan-kawan yang setiap hari bekerja dengan saya,”ungkapnya saat ditanya oleh Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si, di aula DLH Kabupaten Sumenep, setelah namanya disebut sebagai pemenang hadiah umroh, Rabu (29/11).

Menurutnya, dirinya tidak tega ketika harus meninggalkan orang tua satu-satunya, setelah ditinggal ayahnya sejak 13 tahun lahu. Sebab, keberadaan ibunya saat ini, tegas ayah dari 2 orang anak ini sudah tidak bisa berdiri sendiri, karena usaianya sudah tua.

Namun, karena sudah aturannya tetap harus umroh, dirinya akan memusyawarahkan terlebih dahulu dengan istri dan anak-anaknya, termasuk juga ke 2 saudaranya yang kebetulan sibuk, sehingga khawatir tidak bisa mengurusi ibunya.

“Sebenarnya saya sangat berat jika harus meninggalkan orang tua saya, tapi nanti kami musyawarahkan dulu dengan saudara, istri dan anak-anak saya dulu,”tandas pria yang tinggal di Desa Pabian Kecamatan Kota Sumenep ini.

Sementara ditanya Media Center, terkait dengan tugasnya sehari-hari sebagai Pasukan Kuning, Abdul Kifli, mengaku sudah ditekuninya sejak tahun 2007 lalu, dan berusaha selalu dilaksanakan tugasnya itu dengan penuh tanggung jawab. Bahkan, meskipun jam kerjanya dimulai pukul 05.00 pagi hingga pukul 09.30 WIB, dirinya tidak akan pulang sebelum semua sampah yang menjadi tanggung jawabnya benar-benar sudah bersih.

Sedangkan rasa syukur karena diberi kesempatan mendapat hadiah umroh, Halik (45), Pasukan Kuning yang merupakan warga Desa Matana Air Kecamatan Manding ini mengaku sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih atas hadiah istimewa yang diberikan. Meskipun saat dipanggil namanya oleh Bupati Sumenep, Halik sedang dalam tugas mengangkut sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Dan beberapa menit kemudian, Halik datang menjumpai Bupati bersama Kepala DLH Sumenep, Ir. H. Syahrial, MM.

“Alhamdulillah, saya tidak pernah menyangka akan mendapat hadiah umroh dari pekerjaan saya ini,”tandasnya saat ditanya kesanggupannya menerima hadiah umroh oleh Bupati. ( Ren, Esha )