Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 17-06-2006
  • 403 Kali

PASOKAN BBM KURANG, INFLASI MEI TURUN 0,24 PERSEN

Sumenep-Kominfo News Room : Kurangnya pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) selama bulan Mei 2006 kemarin di wilayah Kabupaten Sumenep, tenyata mampu mendorong perolehan angka inflasi dengan menembus titik 0,16 prosen. Sehingga, inflasi pada bulan Mei 2006 itu mengalami penurunan sebesar 0,24 persen dibandingkan April yang mencapai sebesar 0,40 prosen. Kasie Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Sumenep, Kadarisman menerangkan, penurunan itu sebagian besar dipengaruhi dari 7 kelompok barang dan jasa, 4 diantaranya mengalami inflasi, yakni kelompok perumahan sebanyak 0,44 prosen, kelompok sandang 1,68 prosen, kemudian kelompok kesehatan 0,56 prosen, dan kelompok pendidikan, reakreasi dan olahraga 0,02 prosen. Sedangkan 3 kelompok lainnya mengalami deflasi, yakni kelompok bahan makanan sebanyak -0,36 prosen, kelompok makanan jadi, minuman dan rokok -0,07 prosen, serta kelompok transportasi dan komunikasi -0,01 persen. Kadarisman menandaskan, komoditas yang mengalami kenaikan harga dan merupakan penyumbang inflasi terbesar selama Mei 2006, diantaranya bawang putih, perhiasan emas, minyak tanah, daging sapi, dan pembasmi nyamuk bakar. Sementara komoditas yang mengalami penurunan harga, sehingga menghambat inflasi diantaranya cabe merah, ikan tongkol, cabe rawit, udang basah, bawang merah, gula pasir, buah kelapa, ikan layang, daging ayam ras, daging ayam kampung serta beberapa barang dan jasa lainnya. Kadarisman menjelaskan, sesuai dengan data yang ada, angka infla di Kabupaten Sumenep selama bulan Mei 2006, masih berada di posisi ketiga dibandingkan Jawa Timur dan Nasional. Ia memaparkan, untuk angka inflasi di tingkat Nasional sebesar 0,37 prosen, dan Jawa Timur sebesar 0,26 prosen. ( Nita, Esha )