Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 14-07-2006
  • 590 Kali

PASOKAN BAHAN MAKANAN BERKURANG, INFLASI BULAN JUNI NAIK 0,03 PR0SEN

Sumenep-Kominfo News Room : Kurangnya pasokan bahan makanan, terutama beras selama bulan Juni 2006 di Kabupaten Sumenep, ternyata mengakibatkan tingginya angka Inflasi sebesar 0,03 prosen, dibandingkan Inflasi bulan Mei 2006. Sehingga, Inflasi bulan Juni mencapai 0,19 prosen, sedangkan Inflasi bulan Mei hanya berada di posisi 0,16 prosen. Demikian diungkapkan Kasie Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Sumenep, Kadarisman. Menurut Kadarisman, berdasarkan pantauan di lapangan, dari 7 kelompok barang dan jasa, 4 diantaranya mengalami Inflasi, yakni kelompok bahan makanan, kelompok makanan jadi, minuman dan rokok, perumahan serta kelompok kesehatan. Kemudian, untuk 2 kelompok lainnya, yakni kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga, serta kelompok transportasi dan komunikasi tetap tidak mengalami perubahan. Sementara kelompok sandang, mengalami deflasi atau penurunan sebesar 0,45 prosen. Kadarisman menjelaskan, komoditas yang mengalami kenaikan harga dan merupakan penyumbang terbesar di bulan Juni kemarin, adalah beras sebesar 2,34 prosen, cabe merah 20,91 prosen, daging ayam ras 2,97 prosen, gula pasir 3,06 prosen, ikan bandeng 5,55 prosen, bawang merah 5,87 prosen, ikan tongkol 0,90 prosen, ikan layang 4,18 prosen, dan bayam 12,77 prosen. Sementara, komoditas yang mengalami penurunan harga sehingga menghambat laju Inflasi, yakni kelapa, perhiasan emas, tomat sayur, daging sapi, daging ayam kampung, serta beberapa barang dan jasa lainnya. Adapun laju Inflasi Jawa Timur dalam bulan Juni sebesar 0,37 prosen, dan Inflasi Nasional mencapai 0,45 prosen. ( Nita, Esha )