News Room, Senin ( 24/10 ) Pasien difteri yang dirawat di Rumah Sakit Daerah (RSD) dr H. Moh Anwar Sumenep, selama tahun 2011, terus bertambah dari 12 menjadi 14 orang. Dua orang itu merupakan pasien baru, yakni Zakiyatul Fahirah (9), warga Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, dan Rasyifi (10), warga Desa Montorna, Kecamatan Pasongsongan. Direktur RSUD d. H. Moh. Anwar Sumenep, dr Susianto menjelaskan, kedua pasien itu masuk ke rumah sakit ini, dengan gejala mirip difteri. “Untuk Zakiyatul, gejalanya panas, batuk, disertai nyeri ketika menelan makanan, dan terdapat bercak merah didalam tenggorokan. Sedangkan gejala yang dialami Rasyifi, panas disertai sulit menelan makan maupun minuman, dan mata kemerah-merahan,”kata dr. Susianto, pada wartawan di RSUD Sumenep, Senin (24/10). Dengan gejala tersebut, kata dr. Susianto, pasien langsung diisolasi dan dirawat di ruangan perawatan khusus. “Kami merawat secara serius para pasien difteri itu. Bagi Zakiyatul, perawatan sudah berlangsung 6 hari, dan Rasyifi beru berjalan 4 hari sejak masuk ke RSUD Sumenep,”terangnya. dr. Susianto berharap, penanganan terhadap 2 pasien difteri tersebut, berhasil hingga sembuh, seperti 12 pasien difteri sebelumnya. “Semoga saja kami bisa mengobati pasien difteri yang baru masuk itu sampai sembuh,”ungkapnya. ( Nita, Esha )