Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 17-07-2020
  • 653 Kali

Pasien Covid-19 Bertambah Sembilan, Di Antaranya Nakes Puskesmas

Media Center, Jumat ( 17/07 ) Kasus terkonfirmasi Virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Sumenep kembali bertambah menjadi seratus enam puluh enam kasus, atau per Jumat (17/07/2020) ada pasien baru sebanyak sembilan orang dan di antaranya adalah petugas kesehatan Puskesmas.

Humas Satgas Penanganan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya, SH mengatakan, dari sembilan pasien baru Covid-19 di antaranya ada dua orang laki-laki sebagai tenaga kesehatan di Puskesmas Dasuk.

“Dua tenaga kesehatan pasien terkonfirmasi Covid-19 itu yakni pasien nomor 158, laki-laki berusia 33 tahun berdomisili di Kecamatan Manding dan pasien nomor 159, laki-laki berusia 45 tahun berdomisili di Kecamatan Pasongsongan,” jelasnya.

Selain itu ada juga warga terkonfirmasi positif Covid-19 yaitu pasien nomor 160, laki-laki berusia 22 tahun, pasien nomor 161, laki-laki berusia 49 tahun, pasien nomor 162, perempuan berusia 9 tahun, masing-masing berdomisili di Kecamatan Batuan.

Berikutnya pasien nomor 163, perempuan berusia 22 tahun, pasien nomor 164, perempuan berusia 4 tahun, pasien nomor 165, laki-laki berusia 39 tahun, masing-masing juga berdomisili di Kecamatan Batuan, dan pasien nomor 166, perempuan berusia 31 tahun berdomisili di Kecamatan Kota Sumenep, pasien merupakan hasil tracing RSI PT. Garam Kalianget.

“Pasien terkonfirmasi positif Covid-19, nomor 160 sampai nomor 165 adalah pasien hasil tracing Tim Puskesmas Batuan terhadap kontak erat pasien terkonfirmasi Covid-19 nomor 108. Semua pasien terkonfirmasi Covid-19 wajib melakukan isolasi mandiri dengan disiplin ketat selama sepuluh hari,” imbuh Ferdiansyah Tetrajaya.

Ferdiansyah Tetrajaya mengungkapkan, dari seratus enam puluh enam pasien terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Sumenep, telah dinyatakan sembuh sebanyak tujuh puluh lima pasien dan lima pasien dinyatakan meninggal dunia.

“Saat ini, pasien terkonfirmasi Covid-19 sedang dilakukan perawatan di rumah sakit berjumlah enam puluh enam orang. Untuk itulah kepatuhan pelaksanaan protokol kesehatan menjadi kunci utama untuk memutus mata rantai penularan virus itu,” pungkas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sumenep ini. ( Yasik, Fer )