Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 28-07-2006
  • 585 Kali

PASAR MURAH RINGANKAN BEBAN MASYARAKAT MISKIN

Sumenep-Kominfo News Room : Program Pasar Murah merupakan solusi untuk meringankan beban masyarakat miskin di Jawa Timur. Hal ini dilakukan untuk menyiasati beratnya beban yang harus ditanggung masyarakat dampak BBM naik, melalui kerjasama Pemerintah Propinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota dalam program pasar murah. Demikian dikatakan Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi Propinsi Jawa Timur, Drs. Suwanto, M.Si saat dihubungi melalui telepon selulernya di Lumajang, Kamis kemarin (27/07). Menurut Suwanto, tujuan program ini untuk meningkatkan aktivitas masyarakat kelompok keluarga miskin sebagai komunitas produktif yang mandiri, sehingga dapat menghasilkan nilai tambah ekonomi untuk mencukupi kebutuhan dasar dalam keluarganya. Sejak adanya kebijakan kenaikan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi dua kali pada 2005 yang berpengaruh terhadap naiknya biaya produksi, harga-harga barang kebutuhan pokok dan jasa. Hal ini memicu perekonomian daerah dengan tingkat inflasi yang tinggi, sehingga berdampak makin bertambahnya masyarakat miskin di Jatim karena daya beli masyarakat semakin rendah. Terdapat 532.400 paket sembako yang akan diberikan kepada 2.728,317 keluarga miskin (Gakin) di Jatim. Sedangkan untuk Kabupaten Lumajang disediakan 16.100 paket yang akan disebarkan pada Gakin yang berada di 204 Desa dari 21 Kecamatan. Setiap paket sembako berisikan beras jenis bengawan (5 kg), gula putih lokal (1 kg), minyak goreng (1 liter), mie instant (5 bungkus), dan biskuit (1 bungkus). Harga dalam setiap paketnya adalah sebesar Rp. 41.000,00 namun hanya dijual dengan harga sebesar Rp. 10.000,00. Sementara itu untuk kegiatan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) yang ada di Lumajang, menurut Kasubdin Promosi dan Pemberdayaan Informasi Infokom Jatim, Drs. R. Otto Bambang Wahjudi M.Si, terjadi perkembangan yang cukup besar. “Dari 30 KIM pada Januari kemarin, saat ini sudah berkembang menjadi 500 KIM. Bahkan Bupati Lumajang juga berjanji akan ada 1.267 KIM pada tahun 2007,” tuturnya. Selain pasar murah, kegiatan lain yang dilaksanakan Gubernur di Lumajang, yakni pertemuan dengan KIM, meninjau Posyandu di Desa Kraton Lumajang, unit pengelolaan keuangan daerah, rehab rumah penduduk di Desa Karang Anyar dan Puskesmas di Desa Yoso Wilangun. Perlu diketahui Puskesmas yang dikunjungi Gubernur ini adalah untuk pelaksanaan pelayanan kebidanan dan operasi Vasektomi. ( JNR, Esha )