Media Center, Kamis ( 31/05 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar Pasar Murah Ramadan, ini sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Daerah guna meringankan masyarakat tidak mampu dalam memenuhi kebutuhannya di bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah.
“Saya berharap masyarakat yang telah membeli paket sembako di pasar murah ini bukan untuk dijual lagi, sebab pelaksanaan pasar murah bukan untuk pedagang, tetapi untuk mereka yang tidak mampu. Jadi kegiatan ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat kurang mampu,” kata Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi pada pembukaan Pasar Murah Ramadan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah di depan Labang Mesem Keraton Sumenep, Kamis ( 31/05).
Ia menyatakan, pasar murah juga untuk menjaga stabilitas harga, sebab data Badan Pusat Statistik (BPS) bulan April lalu, Kabupaten Sumenep satu-satunya daerah di Jawa Timur yang mengalami deflasi sebesar 0,02 persen. Sementara Jawa Timur dan nasional yang mengalami inflasi. Jawa Timur tingkat inflasi sebesar 0,18 persen, dan nasional sebesar 0,10 persen.
Dari 7 kelompok pengeluaran, 6 kelompok mengalami inflasi, dan 1 kelompok mengalami deflasi. Kelompok yang mengalami inflasi tertinggi yakni makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,34 persen. Kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan 0,25 persen, serta kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 0,12 persen.
“Kelompok yang mengalami deflasi adalah kelompok bahan makanan sebesar 0,72 persen. Meskipun hanya 1 kelompok, namun angka deflasinya tinggi, mengakibatkan cukup mempengaruhi kelompok lainnya,” tegas pengusaha muda sukses ini.
Wakil Bupati mengungkapkan, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait terus melakukan pemantauan harga, bahkan jika mendesak, melaksanakan operasi pasar, guna mengantisipasi melonjaknya harga kebutuhan bahan pokok menjelang Lebaran.
“Saya juga berharap kepada pihak keamanan dan seluruh masyarakat, kerja samanya mengamankan dan mengawasi pasokan kebutuhan bahan pokok di Kabupaten Sumenep. Jangan sampai ada oknum tidak bertanggungjawab memanfaatkan kesempatan bulan berkah ini untuk menimbun barang kebutuhan pokok,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar Pasar Murah Ramadan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah serentak di 5 Eks Pembatu Bupati di Kecamatan Kota Sumenep, Kecamatan Lenteng, Kecamatan Ganding, Kecamatan Dungkek, dan Kecamatan Dasuk.
Barang yang dijual di pasar murah itu berupa kebutuhan pokok, dan penjualannya melalui kupon, sementara harganya lebih murah minimal 25 persen dari harga pasar. ( Yasik, Esha )