Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 16-07-2013
  • 411 Kali

Pasar Murah Khusus Untuk Kalangan Tidak Mampu

News Room, Selasa ( 16/07 ) Pelaksanaan Pasar Murah yang dilaksanakan setiap tahun ini, diharapkan benar-benar tepat sasaran. Dan hanya dikhususkan untuk kalangan tidak mampu, dan tidak diperbolehkan untuk para pedagang. Hal tersebut ditegaskan Bupati Sumenep, KH. A. Busyro Karim, M.Si saat membuka Pasar Murah Bulan Ramadhan Hijriyah Menjelang Idul Fitri 1 Syawal 1434 Hijriyah, di depan Labeng Mesem Kraton Sumenep, Selasa (16/07). Menurutnya, semua harus menjadi masyarakat yang jujur. Jadi, kalau sekiranya punya niat untuk dijual kembali atau memang bukan yang berhak mendapatkan, maka jangan teruskan niat tersebut. “Adanya Pasar Murah ini, hanya untuk dikonsumsi bukan untuk dijual kembali,”tegasnya. Selanjutnya Bupati juga meminta kepada panitia, agar kegiatan semacam itu tetap ditingkatkan di tahun mendatang, baik dari segi kualitas barang, jumlah jenis barang yang disediakan dan pelayanannya. Penjualan kebutuhan pokok di Pasar Murah diberikan potongan harga sampai 25 persen. Itu berarti meningkat dibandingkan tahun lalu yang hanya memberikan potongan harga 20 persen. Dijelaskan, Pasar Murah merupakan bentuk kepedulian sekaligus intervensi Pemerintah Kabupaten Sumenep, apalagi dalam satu bulan terakhir ini, harga-harga kebutuhan melonjak tinggi. Bahkan, ada harga kebutuhan masyarakat yang melonjak drastis, seperti bawang merah, cabe rawit, daging dan sebagainya. Diharapkan pula, itu dilakukan tidak saja menghadapi momen bulan Ramadan dan Idul Fitri, tapi juga akibat kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan cuaca ekstrim yang berpengaruh terhadap kualitas dan kuantitas panen. “Adanya intervensi lewat Pasar Murah ini, Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap, dapat meningkatkan daya beli masyarakat dan meringankan beban masyarakat yang tidak mampu,”tambahnya. Sementara itu, kegiatan Pasar Murah dilaksanakan di 5 tempat Eks Pembantu Bupati, selain di Kecamatan Kota Sumenep yang dilaksanakan di depan Labeng Mesem, juga dilaksanakan di Kecamatan Bluto, di Kecamatan Ganding, Ambunten, Batuputih, dan Kecamatan Pasongsongan. ( Ren, Esha )