Rubaru-Kominfo News Room : Dengan adanya kebijakan kenaikan BBM oleh Pemerintah sangat berpengaruh terhadap biaya faktor produksi, sehingga mengakibatkan harga barang dan jasa yang dihasilkan menjadi lebih mahal dari harga sebelumnya, dan berdampak pada kondisi pasar menjadi lesu. Demikian dikatakan Camat Rubaru, Drs. Supriyadi, M.Si ketika membuka acara Pasar Malam PAM-DKB Propinsi Jawa Timur di Kecamatan Rubaru beberapa waktu lalu yang dihadiri Tim Koordinasi dan Tim Pendamping PAM-DKB Kabupaten Sumenep, Muspika, Kepala Desa, Ketua BPD, Tokoh masyarakat dan Tim Penggerak PKK Kecamatan Rubaru. Selanjutnya Supriyadi mengatakan, maksud dan tujuan dilaksanakan Pasar Malam PAM-DKB Propinsi Jawa Timur di Kecamatan Rubaru ini untuk memberikan bantuan kepada Kelompok Keluarga Miskin (Pokgakin) berupa fasilitasi secara cuma-cuma, agar dapat terlibat langsung dalam penyelenggaraan pasar rakyat, guna menghidupkan pasar-pasar barang dan jasa di daerah, khususnya di Kecamatan Rubaru. Selanjutnya Camat mengharapkan kepada yang hadir dalam pasar malam, dapatnya membantu para Kelompok Keluarga Miskin (Pokgakin) yang berjualan, dengan cara membeli barang-barang dagangan yang telah disiapkan di areal lokasi pasar malam. Sementara dalam acara Pasar Malam PAM-DKB yang dipusatkan di depan Pasar Rubaru ini disampaikan pemberian sembako secara gratis kepada 100 orang warga miskin Desa Rubaru, Karangnangka, Bunbarat, Banasare, Pakondang dan Mandala, serta pemberian dana sharing sebesar Rp. 75.000.000,00 kepada Kepala Desa Bunbarat. Acara pasar malam PAM-DKB tersebut dimeriahkan dengan penampilan Orkes Dangdut Arista dari Desa Daramesta Kecamatan Lenteng. ( JuP-15,Ong,Esha )