Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 29-10-2007
  • 824 Kali

Pasar Anom Hangus Terbakar

Sumenep-Kominfo News Room : Pasar Anom yang terletak di pusat Kota Sumenep Minggu pagi (28/10) terbakar, akibatnya ratusan kios hangus terbakar di lalap si jago merah. Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 04.30 sampai pukul 07.00 WIB., api masih belum bisa dipadamkan. Sedikitnya 85 kios di Blok A-K dan Blok A-S 44 kios ludes di lalap api, sedangkan 45 kios yang berada di Blok A-T tidak seluruhnya terbakar. Upaya pemadaman mengalami kesulitan, sebab kios yang terbakar terdapat sejumlah bahan-bahan yang mudah terbakar seperti dagangan sepatu, sandal, barang pecah belah, elektronik, dan jam. Untungnya, kebakaran pasar yang dibangun pada 1995 berhasil dilokalisir dan pada pukul 07.45 api baru bisa dipadamkan. Namun beberapa Petugas Pemadam Kebakaran dan masyarakat terpaksa merobohkan tembok kios untuk mematikan titik api itu. Petugas Keamanan Pasar Anom, Sumoyanto ketika ditemui di lokasi kebakaran menyatakan, pertama kali melihat api dari salah satu kios Toko Sahabat yang menjual sepatu dan sandal, dengan dugaan awal api akibat arus pendek listrik. Sementara Kapolres Sumenep, AKBP Drs. Dharmawan mengaku, pihaknya belum dapat menyimpulkan penyebab kebakaran, namun yang jelas pihaknya masih akan mekalukan penyelidikian sebab musababnya. Untuk itu Kepolisian telah koordinasi dengan Labfor Polda Jawa Timur untuk. menemukan penyebab kebakaran kios berukuran antara 4 X 6 meter dan kios 2 X 2 meter itu. Dharmawan menuturkan, pihaknya telah menurunkan petugas berseragam untuk mengamankan area kebakaran dan barang milik pedagang, bahkan untuk mengantisipasi penjarahan, setiap pedagang yang akan mengambil barangnya petugas diwajibkan memeriksa KTP. Sedangkan Kepala Bidang Pendapatan Badan Pengelola Kekayaan Daerah (BKPD) Kabupaten Sumenep Drs. Muhammad Suparto, M.Si menyebutkan, sebagian besar toko dan kios yang terbakar itu menjual tas, sepatu, sandal, buku, dan peralatan elektronik, dan sampai saat ini pihaknya belum bisa menaksir kerugian kebakaran tersebut.( Yasik, Soek )