News Room, Jum’at ( 05/02 ) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Sumenep, memastikan bakal menjadi partai pengusung pada Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) setempat. Ketua DPD Partai Golkar Sumenep, Iwan Budiharto mengatakan, pihaknya tidak ingin melewatkan moment Pilkada ini, sehingga diputuskan Partai Golkar akan menjadi partai pengusung. “Kami sudah pastikan kalau Partai Golkar Sumenep mau mengusung sendiri kandidat pada Pilkada nanti,â€Âterangnya. Untuk kandidat, katanya, Golkar akan bersikap terbuka, dengan tidak terlalu banyak memilih. “Artinya, meski bukan kader tapi memiliki program yang sama dengan Golkar kedepan, kami akan tetap memprioritaskannya. Karena, sesuai keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, 50+1 Kepala Daerah diseluruh wilayah Indonesia harus dimenangkan Partai Golkar,â€Âungkapnya menuturkan. Ia menjelaskan, mulai sekarang pihaknya sudah mempersiapkan diri untuk menjadi partai pengusung, dengan melakukan penjajakan ke beberapa partai politik di parlemen. Sebab, Partai Golkar di Sumenep tidak memenuhi kursi untuk mengusung sendiri kandidatnya. “Partai politik di parlemen yang sudah dijajaki, diantaranya Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU), Partai Demokrat, Partai Bulan Bintang dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Namun, hingga saat ini belum ada kepastian hitam-putih untuk koalisi,â€Âujarnya. Sebelum kepastian koalisi terbentuk, pihaknya meminta kepada pengurus dan kader Golkar Sumenep, agar solid terlebih dahulu. “Ini demi menghimpun kekuatan untuk memenangkan Pilkada nanti,â€Âkatanya menambahkan. Sesuai Surat Keputusan KPU Sumenep Nomor 1 tahun 2009, hari "H" Pilkada setempat ditetapkan pada tanggal 14 Juni 2010. ( Nita, Esha )