Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 09-02-2007
  • 617 Kali

PARKIR BERLANGGANAN MASIH BUTUHKAN KAJIAN

Sumenep-Kominfo News Room : Parkir berlangganan yang digagas UPT Dinas Pendapata Propinsi Jawa Timur Kabupaten Sumenep masih membutuhkan kajian lebih lanjut, pasalnya, pelaksanaan parkir berlangganan ini akan memberi dampak tidak menguntungkan bagi sebagian masyarakat. Ditemui seusai pertemuannya dengan UPT Dinas Pendapatan Propinsi Jawa Timur di Kabupaten Sumenep, Ketua Komisi B DPRD Sumenep, Unais Ali Hisyam mengatakan, pihaknya sebelum menerapkan parkir berlangganan, memerlukan study banding ke daerah yang telah menerapkan parkir berlangganan, karena pihanya optimis pelaksanan parkir berlangganan itu akan menimbulkan reaksi dari masyarakat, terutama tentang nasib kesejahteraan juru parkir, tingkat kebocoran pelaksanaanya dan dampak kepada pemilik kendaraan yang frekwensi ke kota sangat minim. Unais Ali Hisyam mengemukakan, parkir berlangganan ini sejatinya membrikan dampak positif bagi pendapatan asli daerah (PAD), mengingat perhitungan secara kasar dengan tarif yang relatif murah itu akan mendapat keuntungan sebesar Rp. 1,3 milyar per-tahun. Sementara itu Kepala UPT Dinas Pendapatan Propinsi Jawa Timur Kabupaten Sumenep, Soekaryo, SH, M.Si menambahkan, pihaknya akan melakukan study banding ke Bojonegoro pada hari Senin pekan depan dan mekanisme pembayaran parkir berlangganan bersamaan dengan perpanjangan kendaraan bermotor yang berlaku selama 1 tahun. Sedangkan tarif parkir berlangganan untuk kendaraan roda dua rencananya antara Rp.10.000,00, Rp.15.000,00, Rp.20.000,00, Rp.25.000,00 dan untuk roda 4 rencananya antara Rp. 30.000,00 hingga Rp. 35.000,00. ( Yasik, Esha )