Sumenep-Infokom News Room : Munculnya sejumlah Kyai NU dalam Pilkada Langsung bulan Juni 2005 mendatang, dikhawtirkan sebagian Ulama akan terjadi konflik diarus bawah. Sebab beberapa Kyai NU menilai perpecahan umat semakin jelas dengan terlibatnya beberapa Kyai yang merupakan kader NU dalam bursa Pilkada tersebut. Untuk itu PC. NU sebagai lembaga sosial keagamaan bersikap sebagai perekat umat dalam Pemilihan Kepala Daerah Langsung (Pilkadasung). Hal itu disampaikan Pengasuh Pondok Pesantren Matlabul ‘Ulum, KH. Taufiqur Rahman dikediamannya beberapa waktu lalu. Kyai Taufiq mengakui, sejatinya para Kyai NU telah beupaya meminta para Kyai yang saat ini menjadi Cabup dan Cawabup untuk tidak mencalonkan semua, akan tetapi mereka cukup diwakili oleh satu orang saja. Namun menurut Kyai Taufiq, usahanya itu tidak berhasil, sebab menurut pendapat mereka, terlibatnya dalam bursa Pilkada itu hanya ingin memperbaiki Sumenep kearah yang lebih baik. Kyai Taufiq menambahkan, kendati upayanya menuai kegagalan membujuk para Kyai agar tidak mencalonkan dirinya itu, PC. NU Sumenep memilih netral terhadap para kandidat. Oleh karenanya, dirinya berharap agar kandidat yang berasal dari kalangan Kyai untuk memberikan pendidikan politik kepada pendukungnya agar tidak mudah terprovokasi dan berbuat anarkis, hal itu perlu dilakukan untuk menjaga keutuhan umat dan keharmonisan dikalangan Ulama NU. ( Yasik, Esha, Diek )