Media Center, Selasa ( 11/07 ) Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si memaparkan pengembangan wisata lokal dalam rangka menyambut Visit Sumenep Year 2018. Pengembangan wisata yang dipersiapkan diantaranya penyediaan angkutan wisata keliling perkotaan. Saat ini bus pariwisata masuk ke dalam kota hingga depan Masjid Agung.
"Ini nantinya yang akan kita tata. Bus pariwisata hanya boleh sampai mengantar di lokasi Tajamara yang akan direnovasi. Lalu ke lokasi wisata disiapkan angkutan khusus, baik becak, andong maupun lainnya,"terang Bupati Sumenep, saat bincang-bincang di Halal Bihalal Forum Wartawan Pariwisata (Forwapar) di Taman Tectona, Desa Torbang, Kecamatan Batuan, Sumenep, Selasa (11/07).
Pada acara tersebut, Bupati Sumenep didampingi istrinya Ny. Nur Fitriana Busyro. Dan juga ikut hadir Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi dan SOPD terkait, diantaranya Disparbudpora, Diskominfo dan Bappeda.
Bupati mengaku, bahwa Pemkab tidak diam, akan tetapi selalu menyusun program mengembangan wisata untuk menyambut Visit Sumenep 2018.
"Jadi, silahkan para wartawan untuk berkomunikasi aktif dengan Disparbudpora, sehingga bisa mengetahui soal pengembangan wisata,"paparnya.
Adapun kalender kegiatan yang sudah dijadwalkan diperjalanan tahun 2017, yakni Festival Adat Sumenep, Gerakan Sumenep Mengukir, Pemilihan Duta Wisata, dan Pameran Lukisan Pesona Indonesia, Pameran Pembangunan, Kerapan Sapi Tingkat Kabupaten, Khaul Akbar Raja-Raja Sumenep, Festival Musik Tong-tong, Sumenep Carnival, Fashion Daur Ulang Hari Tata Ruang, Pameran Keris Nusantara, Festival Kuliner Nusantara, dan Gema Seribu Hadrah, dan Dzikir Akbar.
Kemudian ditahun 2018, meliputi Kontes Kucing Internasional, Wisata Mancing Internasional, Temu Media se Indonesia, Festival Keraton Nusantara, Festival Musik Pemuda se Indonesia, Festival Batik Indonesia, Pameran Lukisan Pesona Indonesia, Pesta Rakyat dan Festival Ketupat, Festival Tari Nusantara, Temu Guru se Jawa Timur, Jatim Specta Night Carnival, Festival Musik Tong Tong, Khaul Akbar Raja-Raja Sumenep, Kerapan Sapi Tradisional Tanggapan, Prosesi Arya Wiraraja, dan Pawai Budaya, Festival Santri se Indonesia, Jalan Santai 5.000 Egrang (MURI), dan Festival Pencak Silat Pesisir Nasional. ( Nita, Esha )