News Room, Jum’at (06/05) Dari hasil pelaksanaan monitoring dan evaluasi kegiatan Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perkotaan tahun 2010, yang dilakukan Inspektorat Kabupaten Sumenep pada tanggal 27 April sampai 03 Mei 2011, secara umum di 16 Desa dan Kelurahan khususnya di Kecamatan Kota cukup baik. Hanya saja menurut Ketua KBP PNPM-MP Kabupaten Sumenep, Benny Irawan ada beberapa temuan terkait dengan kurangnya volume lingkungan yang dibangun, kurang tepat sasaran dan dalam pengadminitrasian tidak memenuhi persyaratan. Hal tersebut disampaikan Benny dalam acara paparan hasil monitoring dan evaluasi PNPM Mandiri Perkotaan Kabupaten Sumenep di Ruang Pertemuan DPU. Cipta Karya & Tata Ruang Kabupaten Sumenep, Jum’at (06/05). Dijelaskan, dari hasil audit yang dilakukan tim dari Inspektorat Kabupaten Sumenep saat itu bisa dilakukan klarifikasi oleh Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) terhadap hasil temuan dan bisa dilakukan perbaikan dengan memberikan bukti-bukti yang bisa diterima. Jadi, tegas Benny, hasil monitoring dan evaluasi itu masih dalam bentuk draf dan bisa dilakukan perbaikan selama BKM bisa memperbaiki kekurangan. Bahkan mengenai volume fisik yang kurang bisa diperbaiki penambahan volume maupun dalam bentuk tambahan kegiatan lainnya senilai volume yang kurang. “Jadi, bukan dalam bentuk pengembalian dana, namun memperbaikinya dalam bentuk kegiatan sesuai kekurangan volume.”Pungkasnya. (ren,y02k)