News Room, Senin ( 03/11 ) Pendistribusian kartu undangan pencoblosan pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur pada putaran kedua, yang bakal digelar 4 Nopember 2008 besok dinilai amburadul. Sebab, ditemukan adanya warga yang menerima kartu ganda dari RT (Rukun Tetangga) berbeda. Penerimaan kartu ganda itu terjadi di Keluarahan Pajagalan, Kecamatan Kota Sumenep. Awalnya, yang bersangkutan merasa bingung dengan datangnya dua kartu undangan model C-6, yang akan ditukarkan di TPS (tempat pemungutan suara) setempat untuk bisa mencoblos. Namun, setelah mendapat masukan pemikiran dari tetangganya, maka kartu undangan tersebut langsung dikembalikan kepada Panitia Pengawas (Panwas) Kabupaten Sumenep. Anggota Panwas Kabupaten Sumenep, Zamrud Khan, SH mengaku heran dengan adanya kartu undangan ganda tersebut. “Jika ditelaah, dasarnya kartu undangan itu diberikan kepada warga, berarti sudah tercantum di DPT (daftar pemilih tetap). Jadi, kalau sampai ada kartu undangan ganda, berati nama warga itu dicatat dua kali. Nah, itu yang menimbulkan pertanyaan, kenapa kok begitu?,â€Âkata Zamrud, kepada wartawan di Kantornya, Jalan KH. Mansyur, Sumenep, Senin (03/11). Zamrud menerangkan, untung saja warga yang menerima kartu undangan ganda itu tingkat kepeduliannya sangat tinggi, sehingga dikembalikan kepada Panwas. “Seandainya yang bersangkutan tidak peduli, bisa saja mencoblos dua kali, sebab kartu undangan yang diterima untuk 2 TPS,â€Âterangnya. Namun, Zamrud mengaku tidak tahu pasti mengenai jumlah warga yang menerima kartu undangan ganda. Dikarenakan, saat ini masih direkap oleh masing-masing Panwas Kecamatan. “Yang jelas, Panwas menemukan adanya kartu undangan ganda yang diterima oleh warga pemilih. Kami terus melakukan pengawasan sampai 1 jam sebelum pencoblosan di TPS,"tegasnya. ( Nita, Esha )