News Room, Senin ( 20/09 ) Sudah menjadi tradisi setiap tahun seminggu setelah Hari Raya Idul Fitri 1431 Hijriyah kemarin, warga masyarakat Sumenep merayakannya dengan istilah Tellasan Topa’, Pada hari itu, umumnya masyarakat banyak yang mengunjungi tempat-tempat wisata pantai, seperti wisata pantai Lombang, Slopeng dan lainnya. Namun, untuk tahun ini di Kecamatan Ambunten, tepatnya di Desa Belluk Ares, warga masyarakat mengunjungi Pantai Tanerros yang terkenal dengan keindahan pantainya dengan berhias pepohonan kelapa, serta pasir putih yang membentang sepanjang pantai dan bisa dilintasi sepeda motor. Kepala Desa Belluk Ares, M. Salehodin yang ditemui News Room mengatakan, pihaknya sangat bangga melihat banyak warga masyarakat yang memanfaatkan Pantai Tanerros sebagai kunjungan alternatif pada acara Hari Raya Ketupat tahun ini. Pihaknya akan berupaya untuk mengembangkan pantai tersebut pada tahun-tahun mendatang melalui upaya penghijauan dan pembangunan sarana lainnya, seperti MCK dan jalan akses menuju pantai. Menyinggung tentang penamaan Pantai Tanerros, M. Salehodin menjelaskan, nama tersebut memang sudah ada sejak dahulu warga masyarakat menyebutnya dengan nama Tanerros, yang kemungkinan setelah berekreasi ke Pantai Lombang Kecamatan Batang-batang, dilanjutkan mapir ke Pantai Slopeng Kecamatan Dasuk, dan diteruskan ke Pantai Tanerros Desa Belluk Ares Kecamatan Ambunten. Untuk itu, Kepala Desa Belluk Ares berharap kepada Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk lebih proaktif dalam mengelola potensi wiasata yang ada di Desanya. ( JuP-08, Esha )