Sumenep-Kominfo News Room : Pemerintah Kabupaten Sumenep selaku panitia lelang dan pengusaha, membuka wawasan dengan mengikuti presentasi program pengajuan lelang pengadaan barang dan jasa, melalui program e-PROC (electronic Procurement). Program yang menggunakan jaringan internet atau paperless tersebut dipresentasikan oleh PT. Digital Sense dari Surabaya, Rabu pagi (23/05), di aula Badan Komunikasi dan Informasi Kabupaten Sumenep. Saat memberikan sambutan sebelum acara presentasi dimulai, Asisten Ekonomi Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Ir. H. Djasmo, M.Si mengatakan, perlu adanya persiapan SDM dan peralatan yang memadai, jika program ini nantinya dipakai di Sumenep. Semua pihak harus siap, karena akan banyak investor yang akan masuk ke Kabupaten Sumenep. Tidak hanya pengusaha lokal, bahkan pengusaha dari mancanegara. H. Djasmo menuturkan, program ini adalah mekanisme proses pengadaan barang dan jasa, monitoring dan pemberdayaan rekanan dengan memanfaatkan aplikasi berbasis internet atau intranet. Yang tentu saja harus menggunakan komputer PC atau Laptop yang bisa langsung diakses dari rumah masing-masing. Sementara itu, perwakilan pengusaha dari GAPEKNAS Sumenep, Ir. Tatang Sapto Haji mengatakan, perlu payung hukum yang kuat, apabila Kabupaten Sumenep nantinya harus menggunakan sistem pelelangan barang dan jasa dengan program e-PROC. Ia kuatir jika para pengusaha Sumenep akan tergusur oleh pengusaha dari luar yang kuat permodalannya. Artinya perlu pertimbangan yang matang, dengan memikirkan berbagai hal, demi kepentingan dan kesejahteraan masyarakat Sumenep secara umum. Hadir dalam acara presentasi tersebut, seluruh Kepala Dinas teknis, pengusaha pengadaan barang dan jasa, dan Komisi A dan C DPRD Sumenep. ( Adjie, Esha )