News Room, Rabu ( 08/08 ) Harga rumput laut basah di Kabupaten Sumenep, pada musim panen tahun ini berkisar antara Rp. 750,00 hingga Rp. 900,00 per-kilogram. Harga tersebut lebih rendah dibandingkan tahun 2011, yang mencapai Rp. 1.200,00 sampai Rp. 1.500,00 per-kilogram. Staf Bidang Agribisnis Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Sumenep, Joni Hariyanto menjelaskan, penyebab anjloknya harga rumput laut basah tahun 2012, dikarenakan faktor alam. “Sekarang produksi rumput laut dibeberapa daerah utamanya Sulawesi sangat melimpah. Kemudian, ditambah kualitasnya menurun akibat cuaca yang tak menentu. Jadi, anjloknya harga rumput laut basah itu, disebabkan faktor alam,”kata Joni, di Sumenep, Rabu (08/08). Sesuai data sementara sampai bulan Juni, kata Joni, produksi budidaya rumput laut basah dari 13 Kecamatan, baik daratan maupun kepulauan, sebanyak 265.092,95 ton, dengan 7.029 orang pembudidaya. “Produksi tertinggi terdapat di Kecamatan Saronggi, Sapeken dan Bluto. Jumlah ini akan terus bertambah hingga akhir tahun nanti. Diperkirakan produksi rumput laut basah tahun 2012, melampaui tahun kemarin,”terangnya. Joni mengungkapkan, untuk menaikkan kwalitas rumput laut, pemerintah kabupaten maupun provinsi telah menggelontorkan bantuan simulasi sarana budidaya dalam bentuk tali. “Tahun ini bantuan simulasi hanya tali saja, karena rakit dan tempat penjemuran rumput laut sudah dilakukan tahun 2011. Produksi rumput laut di Sumenep, memang terbesar se-Jawa timur dengan jenis Euchema Cottoni sebanyak 90 persen dan Euchema Spinosum 10 persen,”ujarnya. Sementara, Ketua Kelompok Petani Rumput Laut di Desa Aeng Dake, Kecamatan Bluto, Mashuri, yang bergerak dibidang rumput laut siap olah, mengatakan, meski harga rumput laut basah anjlok, namun permintaan rumput laut siap olah meningkat 100 persen. “Selama dua bulan terakhir ini permintaan mencapai 30 ton per-bulan. Padahal sebelumnya hanya 14 ton per-bulan. Harganya Rp. 5.000,00 per-ons. Sedangkan harga rumput laut basah bervariasi, ada yang Rp. 750,00 per-kilogram, dan ada juga Rp. 1.200,00 per-kilogram. Tergantung kwalitasnya,”ungkapnya. ( Nita, Esha )