Media Center, Kamis ( 22/02 ) Pada tahun 2018 Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep optimis peningkatan ekonomi masyarakat pesisir utamanya para nelayan akan menikmati kejayaan. Pasalnya setidaknya ada dua program yang bakal mendongkrak ekonomi di bidang perikanan di Sumenep.
Hal tersebut ditegaskan Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sumeneo, Ir. Arif Rusdi, M.Si.
Dijelaskan, salah satu program yang sangat ditunggu masyarakat nelayan yakni adanya pabrik pengolahan ikan yakni Integrated Cold Storage (ICS) yang ada di Desa Longos Kecamatan Gapura.
“Keberadaan ICS ini memang sangat penting bagi peningkatan ekonomi para nelayan, karena nelayan akan tetap menikmati hasil usaha pencarian ikan tanpa mengenal musim.” ungkapnya.
Sebab, diakui Rusdi, jika selama ini ketika cuaca ekstrim nelayan banyak tidak melaut dan harga ikan menjadi mahal, namun ikan yang dijual merupakan kiriman dari luar yang ternyata juga merupakan ikan kiriman dari Sumenep yang dibeli murah oleh pengepul dari pabrik ikan. Karena ikan-ikan itu bisa ditampung lebih lama di pabrik pengolahan ikan dan ketika stok ikan kurang dijual kembali.
Sementara, menurut Rusdi ketika musim panen ikan justru harga ikan rendah yang membuat para nelayan rugi karena harganya sangat murah dan tidak sesuai dengan biaya operasionalnya.
“Nah, ketika ada pabrik pengolahan ikan di Sumenep tentunya hal seperti itu tidak akan terjadi, karena nelayan bisa menjual hasil ikannya dengan harga stabil sebab tetap bisa ditampung di pabrik pengolahan ikan yang ada.” tandasnya.
Selanjutnya menurut mantan Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sumenep, potensi yang kedua akan difungsikannya pabrik rumput laut yang dibangun pada tahun 2017 lalu. Namun, saat ini sudah ada pengusaha yang akan mengelola. Karena melihat potensi rumput laut di Sumenep, baik produksi maupun kualitasnya sangat luar biasa. ( Ren, Esha )