Media Center, Jum’at ( 07/05 ) Di penghujung bulan Ramadan, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep menggelar santunan anak yatim, di Aula MWC NU dan bagi-bagi takjil di depan Kantor MWC NU setempat.
Ketua PAC Fatayat NU Kecamatan Pragaan, Nyai Siti Aminah mengatakan, santunan anak yatim dan bagi-bagi 300 takjil merupakan puncak rangkaian Harlah Fatayat NU yang ke-71.
Ia menyampaikan terima kasih kepada para donatur santunan anak yatim dengan cara mengirimkan surat Al-Fatihah, harapannya agar rezekinya dilancarkan oleh Allah SWT.
“Terima kasih kepada para donatur yang telah menyisakan rezekinya untuk anak yatim pada hari ini. Ada 71 anak yatim yang kami undang, sengaja jumlah itu kami buat sama dengan Harlah Fatayat NU ke-71,” kata Ketua Fatayat NU Kecamatan Pragaan dalam sambutannya, Jum’at (07/05/2021).
Akan tetapi, karena pada hari ini masih ada susulan dana yang masuk, pihaknya menambah 13 anak yatim sehingga jumlah keseluruhan menjadi 84.
“Alhamdulillah anak yatim itu hampir dari semua desa yang ada di Kecamatan Pragaan. Semoga ini bermanfaat dan tahun depan kami bisa melakukannya kembali dengan jumlah lebih besar,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Sumenep, Nyai Hj. Dina Kamilia, ST mengapresiasi atas kegiatan yang sudah terlaksana dalam rangka memperingati Harlah Fatayat NU yang ke-71.
“Saya sangat mengapresiasi, karena semua kegiatan dalam rangka memperingati Harlah Fatayat NU ke-71 dari awal sampai akhir dikemas dengan sangat luar biasa hingga pada puncaknya hari ini yang mengadakan santunan anak yatim,” pungkasnya.
Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Sumenep tersebut menambahkan, bahwa menyantuni anak yatim itu tidak mudah karena mengabdi di Fatayat NU tidak digaji.
Dalam kesempatan yang sama Ketua Tanfidziyah MWC NU Kecamatan Pragaan, K. Ahmad Junaidi Muarif merasa bangga pada Fatayat NU setempat, karena setiap tahun sangat aktif mengadakan kegiatan-kegiatan sosial.
“Saya sangat bangga sekali, PAC Fatayat NU Kecamatan Pragaan setiap tahun aktif mengadakan santunan anak yatim, aktif mengkader perempuan-perempuan untuk menjadi kader NU,” ungkapnya. ( KIM-KMAP/Ismi, Fer )