Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 07-08-2012
  • 659 Kali

Operasi Pasar Di Sumenep Turunkan Harga Gula Pasir

News Room, Selasa ( 07/08 ) Memasuki pertengahan bulan Ramadhan 1433 Hijriyah, harga gula pasir di pasar tradisional Sumenep mengalami penurunan. Hasil pantauan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) setempat, sejak Senin (06/08) hingga Selasa (07/08) ini, harga gula pasir turun dari Rp. 12.500 menjadi Rp. 12.000,00 per-kilogram. Kepala Bidang Bina Perdagangan Disperindag Sumenep, Drs. Heni Yulianto, menjelaskan, kemungkinan besar penurunan harga gula pasir itu, dipengaruhi adanya operasi pasar yang masih berlangsung sampai saat ini. “Mulai H+3 bulan puasa hingga sekarang, operasi pasar yang digelar Pemerintah Propinsi Jawa Timur masih berlangsung. Tiap hari menyediakan gula sebanyak 1 ton, dengan harga lebih murah yakni Rp. 10.500,00 per-kilogram,”kata Heni, di Sumenep, Selasa (07/08). Selain itu, beberapa komoditas juga mengalami penurunan harga, diantaranya telur ayam broiler dari Rp. 1.200,00 menjadi Rp. 1.000,00 per-butir, mentega kaleng Rp. 35.000,00 dari Rp. 36.000,00, mentega curah Rp. 19.000,00 dari Rp. 20.000,00 per-kilogram. “Penurunan harga tersebut, diperkirakan berkurangnya permintaan konsumen. Sehingga harga pun menjadi turun,”terangnya. Heni mengungkapkan, fluktuasi harga terus terjadi hingga lebaran nanti. Buktinya, cabe merah besar selama 2 hari ini naik Rp. 14.000,00 sebelumnya Rp. 12.000,00 per-kilogram, diikuti cabe biasa Rp. 10.000,00 dari Rp. 8.000,00 per-kilogram, cabe rawit Rp. 8.000,00 dari Rp. 6.000,00 per-kilogram. Bahkan, wortel juga naik yang sebelumnya Rp. 3.000,00 sekarang Rp. 4.000,00 per-kilogram, dan tomat Rp. 5.000,00 dari Rp. 4.000,00 per-kilogram. “Sedangkan, harga daging sapi murni tetap Rp. 65.000,00 per-kilogram, daging ayam kampung juga tidak ada perubahan harga Rp. 50.000,00 per-kilogram dan daging ayam broiler harganya juga tetap Rp. 28.000,00 per-kilogram,”ungkapnya. ( Nita, Esha )