News Room, Senin ( 26/05 ) Kapal Cepat Express Bahari 3-C milik PT. Sakti Inti Makmur (SIM), jurusan Kalianget-Kangean, gagal beroperasi pada Senin (26/05), akibat cuaca buruk di Perairan Sumenep. Ketinggian ombak di perairan Sumenep antara 2,5 hingga 3 meter. Kondisi itu sangat berbahaya bagi pelayaran. Kepala Cabang PT. SIM Cabang Kalianget, Superi mengakui jika selama 2 hari, sejak Senin (26/05) ini sampai Selasa (27/05) besok tidak akan memberangkatkan armadanya. "Sesuai informasi dari BMG Sumenep, bahwa selama 2 hari ini cuaca di perairan Sumenep sangat ekstrim. Ketinggian ombak antara 2,5 hingga 3 meter, kapal pun dilarang beroperasi, khususnya kapal cepat,"kata Superi, Senin (26/05). Untuk calon penumpang yang sudah membeli tiket, lanjut Superi, pihaknya bertanggung jawab dengan dikembalikan secara utuh uang tiket tanpa ada potongan sepersen pun. "Ini faktor alam yang menyebabkan kapal kami tidak bisa berlayar. Kami mengedepankan keselamatan penumpang. Untuk itu, kami akan bertanggung jawab secara penuh terhadap keuangan tiket,"terangnya. Sementara, Kepala BMG Sumenep, Joko Sulistiyo, membenarkan jika tinggi gelombang di perairan Sumenep, saat ini mencapai 2,5 hingga 3 meter. Dan kecepatan angin antara 38 hingga 45 kilometer/jam. "Kondisi ini berbahaya bagi pelayaran. Kami menghimbau kepada kapal sebagai alat transportasi laut untuk menunda pelayaran hingga menunggu cuaca membaik,"ungkapnya. Diperkirakan selama 2 hari kedepan cuaca ekstrem masih menyelimuti Perairan Sumenep. "Kami akan pantau setiap hari perkembangan cuaca di Sumenep,"tambahnya. ( Nita, Esha )