News Room, Jumat ( 12/09 ) Peringatan Hari Radio Tahun 2008 yang bertepatan dengan bulan Suci Ramadhan, memaksa Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP-RRI) Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggelar Jambore Budaya Madura pada Oktober mendatang. Kepala LPP-RRI Sumenep, Dra. Hj. Arianti Retno Astuti, M.Si Kamis kemarin (11/09), menjelaskan, pihaknya tidak mungkin memaksakan diri untuk melaksanakan rangkaian kegiatan memperingati Hari Radio 2008 pada September ini, karena lebih baik fokus menunaikan ibadah puasa Ramadan. “Sejumlah kegiatan untuk memeriahkan Hari Radio di Sumenep telah kami lakukan pada bulan Agustus lalu, dan puncaknya akan digelar pada bulan Oktober mendatang berupa Jambore Budaya,â€Âkatanya, usai syukuran dan buka puasa bersama di Gedung Kesenian RRI Sumenep Selanjutnya Hj. Irianti menjelaskan, pada Jambore Budaya tersebut, pihaknya akan menggelar sejumlah kegiatan, antara lain, parade budaya dan seminar budaya. “Semuanya akan bertema Madura. Dalam Parade budaya, nantinya kami akan menampilkan semua potensi kesenian lokal yang menjadi ciri khas Sumenep, Pamekasan, Sampang, dan Bangkalan,â€Âkatanya. Untuk menyukseskan Parade Budaya tersebut, LPP-RRI Sumenep akan menjalin kerjama dengan 4 Pemerintah Kabupaten dan budayawan di Madura, sedangkan untuk pelaksanaan Jambore Budaya, Hj. Arianti juga menjelaskan, pihaknya kemungkinan besar akan melibatkan organisasi Pramuka, sebagai bentuk sinergi RRI dengan komponen kaum muda. “Dengan Jambore dan Parade Budaya tersebut diharapka mampu mengenalkan sekaligus membumikan kesenian tradisional yang ada di Madura, sebagai salah satu misi RRI, yaitu Mengembangkan Potensi Seni dan Budaya Lokal,â€Âkatanya. ( Gun, Esha )