Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 06-08-2007
  • 542 Kali

Oknum Petugas Rutan Aniaya Napi Hingga Rahang Nyaris Putus

Sumenep-Kominfo News Room : Kekerasan terhadap narapidana yang menghuni rumah tahanan negara (Rutan) Sumenep terus beraksi. Bahkan, kekerasan yang dilakukan oknum petugas rutan tersebut, nyaris merenggut nyawa napi, karena sesuai dengan laporan dari keluarga napi kepada Ngadek Sodek Parjuga (NSP) Sumenep, kondisi napi yang dianiaya itu rahangnya hampir putus. Ketua NSP Sumenep, Januar Herwanto menuturkan, seharusnya hal itu tidak terjadi ditubuh rutan, mengingat rutan saat ini sudah mengalami paradigma baru. Artinya, rutan bukan merupakan tempat penganiayaan bagi napi, tapi menjadi wadah pembinaan untuk merubah sifat napi menjadi lebih baik. Januar mengaku sangat menyayangkan atas kejadian tersebut, karena penganiayaan yang dilakukan oknum rutan itu merupakan pelanggaran berat Hak Asasi Manusia (HAM). Sementara itu, Kepala Rutan Sumenep, Muji Widodo mengaku, hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan mengenai adanya napi yang dianiaya oleh bawahannya hingga cidera. Namun, menurut Muji, dalam melaksanakan tugasnya, pihaknya memang harus memberlakukan kekerasan kepada para napi, karena napi yang meghuni rutan rata-rata memiliki sifat yang keras. Sehingga, harus diberikan kekerasan sebagai bentuk pembinaan. Muji Widodo menjelaskan, dalam memberikan pembinaan kepada tahanan dan narapidana tidak mudah, karena mayoritas dari penghuni rutan itu tidak mengindahkan aturan yang diterapkan di tubuh Rutan Sumenep tersebut. Sesuai dengan laporan yang ada, oknum petugas rutan yang sering melakukan kekerasan terhadap napi, masing-masing berinisial Mnw, Nsm, Im, Skw, Hdr dan Ikd. ( Nita, Esha )