Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 14-07-2018
  • 628 Kali

Ny. Nurfitriana Busyro: Kami Ingin Soto Sabbrang Terkenal Hingga Di Luar Madura

Media Center, Sabtu ( 14/07 ) Chef Rinrin Marinka dan Chef Ade Madura berbagi ilmu memasak dan demo memasak dalam Festival Kuliner Nusantara sebagai rangkaian kegiatan Tahun Kunjungan Wisata atau Visit Sumenep 2018.

Mereka berbagi ilmu memasak kepada 150 lebih peserta tentang masakan soto khas Sumenep yakni Soto Sabbrang (singkong) di Gedung Nasional Indonesia (GNI), Sabtu (14/07).

Ketua TP-PKK Kabupaten Sumenep, Nurfitriana Busyro mengatakan, festival kuliner yang dikemas dalam demo memasak (workshop) fokus pada makanan Soto Sabbrang khas Sumenep, sebab masyarakat di setiap Kecamatan di Sumenep banyak menanam pohon sabbrang (singkong) di lahan miliknya.

“Berdasarkan data pada tahun 2016 lalu, potensi produksi sabbrang (singkong) 104 ribu ton se-Kabupaten Sumenep. Bahkan sabbrang ini oleh masyarakat juga menjadi bahan untuk makanan ringan seperti korket (kroket), krepek (keripik), tapai (tape), kepeng (emping), gulung teleng dan sadru.

“Saya harapkan masakan soto sabbrang khas Sumenep ini, semakin terkenal di masyarakat, sebab masyarakat mengenal soto Madura hanya soto ketupat dan daging saja. Padahal di daerah di Madura seperti Kabupaten Sumenep memiliki soto khas yakni soto sabbrang.” tegas Ny. Nurfitriana Busyro saat membuka Workshop/Demo Memasak Soto Khas Sumenep.

Ia berharap, dengan kegiatan workshop ini bermanfaat bagi peserta terutama untuk menambah pengetahuan tentang resep membuat soto sabbrang yang sehat, enak dan nikmat, sehingga semakin laris usahanya.

“Semoga melalui kegiatan ini, menambah pengetahuan peserta tentang cara membuat soto sabbrang yang benar-benar sehat dan nikmat, supaya usahanya makin terkenal. Saya juga berharap Chef Marina dan Ade ikut mempromosikan kuliner soto sabbrang khas Sumenep kepada masyarakat.” pungkasnya. ( Yasik, Fer )