News Room, Jum’at ( 04/03 ) Gara-gara ngantuk, sebuah truk bermuatan batu bangunan (batuputih) dengan nomor polisi M. 8629 UN, menabrak pohon asam di Jalan Raya Aengdake, Kecamatan Bluto, Sumenep, Jumat (04/03) pagi. Akibatnya, sopir truk, Hafil (41), warga Kabupaten Bangkalan, tewas di tempat kehadian perkara (TKP), karena terjepit pohon asam. Batu bangunan yang diangkut pun berserakan, sedangkan bagian depan truk ringsek berat dan bak belakang hancur. Beruntung, pekerja yang duduk di samping sopir, Sulhan (39) warga Omben, Kabupaten Sampang, selamat. Sulhan menceritakan, kejadian ini dikarenakan sopir truk mengantuk, hingga akhirnya menabrak pohon. “Saat itu sopir ngantuk, dan nyetirnya agak kepinggir hingga tabrak pohon asam. Saya bersyukur bisa selamat dari peristiwa tersebut, karena berada di posisi kiri,”terangnya. Sementara, Kasatlantas Polres Sumenep, AKP P. Sujatmiko membenarkan jika kecelakaan itu disebabkan sopir mengantuk. “Sebenarnya muatan truk tidak melebihi kapasitas. Tapi mungkin karena berangkatnya terlalu pagi menuju luar kota, jadi masih ngantuk,”terang Sujatmiko, dilokasi kejadian, Bluto, Sumenep, Jum’at (04/03). Proses evakuasi kotan, kata Sujatmiko, memang perlu waktu cukup lama, karena posisinya terjepit pohon asam. “Setelah berhasil dievakuasi, korban langsung dibawa ke kamar mayat RSD dr. H. Moh. Anwar Sumenep,”ungkapnya. ( Nita, Esha )