News Room, Kamis ( 07/04 ) Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep mulai mendistribusikan naskah soal dan Lembar Jawaban Ujian Nasional (Unas) Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menangah Atas (SMA) sederajat di wilayah kepulauan. Ditemui sesusai rapat koordinasi pelaksanaan dan pengawasan Ujian Nasional di Gedung Ki Hajar Dewantoro, Kamis (07/04), Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, H. Achmad Masuni, SE, MM mengatakan, pihaknya memang sudah mendistribusikan naskah soal dan lembar jawaban Ujian Nasionan SMP dan SMA sederajat pada hari Kamis (07/04). Pendistribusian naskah soal dan lembar jawaban Ujian Nasional tersebut dilakukan untuk yang pertama kalinya khsusus bagi lembaga pendidikan penyelenggara diwilayah Kecamatan (pulau) Masalembu. ”Sejak Kamis pukul 05.00 WIB pagi, penangung jawab pelaksaan Ujian Nasional SMP dan SMA sederajat di kepulauan Maselambu sudah mengambil naskah soal dan lembar jawaban Ujian Nasional dari Polres Sumenep. Pengiriman itu lebih awal, karena menyesuaikan dengan jadwal kapal ke Kecamatan (pulau) Masalembu yang hanya tinggal 1 kali saja beroperasi ke Kecamatan setempat, yakni tanggal 7 April 2011,”tegasnya. H. Achmad Masuni menyatakan, pendistribusian naskah soal dan lembar jawaban Ujian Nasional bagi lembaga pendidikan penyelenggara di Kecamatan kepulauan lainnya, seperti Kecamatan Sapeken, Arjasa dan Kangayan, menyesuaikan dengan jadwal kapal yang beroperasi ke kecamatan setempat. ”Setelah tiba di Kecamatan, selanjutnya naskah soal dan lembar jawaban Unas itu langsung ditempatkan di Polsek untuk menjaga keamanannya,”ungkpanya. Ditempat yang sama Kabag Operasional Polres Sumenep, Kompol Edi Purwanto mengungkapkan, untuk pengamanan naskah soal dan lembar jawaban Unas dimasing-masing Polsek diawasi oleh 2 orang petugas setiap hari. Bahkan, untuk kunci pengamannanya diruang penyimpanan khusus ada 2 gembok. ”Dua gembok yang ada diruang penyimpanan itu, kuncinya satu dipegang oleh Polsek dan satunya lagi yang memegang kunci pihak penyelenggara Unas, sehingga pihaknya optimis dengan adanya 2 gembok diruang penyimpanan itu tidak ada pihak yang bisa masuk keruangan tersebut, tanpa sepengetahuan penyelenggara dan aparat Polsek,”imbuhnya. ( Yasik, Esha )