News Room, Jumat ( 13/06 ) Majelis Wilayah Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Bluto menggelar Hari Lahir (Harlah) NU ke 91 yang mendatangkan sejarawan, KH. Agus Sumyuto sebagai nara sumber melalui orasi ilmiyahnya, dengan tema “Islam Aswaja An-Nahdliyah Yang Berbasis Budaya Nusantara”, dihadiri Pengurus Cabang NU, Pengurus MWCNU, dan Pengurus Ranting NU se Kecamatan Bluto. Ketua PCNU Sumenep, H. Panji Taufik dalam sambutannya meminta, agar para peserta menyimak dengan seksama apa yang akan disampaikan oleh nara sumber, karena untuk menambah wawasan serta pengetahuan baru dalam mengarungi kehidupan dan penghidupan manusia di bumi Indonesia tercinta ini. KH. Agus Sumyuto dalam orasinya secara panjang lebar mengupas penyebaran agama Islam di Indonesia, dan secara lantang ia mengatakan, karena Pancasila sudah tiada, dan UUD 1945 diamandemen selama 4 kali. Mudah-mudahan pemimpin bangsa Indonesia yang akan datang akan mampu mengembalikan Pancasila sebagai dasar negara, dan UUD 1945 yang asli dikembalikan, demi terwujudnya keadilan, kesejahteraan bagi masyarakat, khususnya warga NU yang ada di Kabupaten Sumenep. Acara tersebut dilanjutkan dengan tanya jawab dan peringatan tersebut juga didukung oleh Lakpesdam PCNU Sumenep. ( Mur, Fer )