Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 15-11-2013
  • 520 Kali

MWC-NU Peringati 10 Muharrom Dan Pemberian Santunan Yatim Piatu

News Room, Jumat ( 15/11 ) Bertempat di Gedung GNI Kabupaten Sumenep kemarin MWC-NU setempat menggelar Peringatan 10 Muharrom 1435 Hijriyah dengan tema “Merajut Ukhuwah Menggapai Akhlaqul Karimah”. Peringatan 10 Muharrom tersebut ditandai dengan pemberian santunan kepada sejumlah anak yatim piatu dan fakir miskin sebanyak 140 orang yang masing-masing menerima sebesar Rp. 150.000,00 dengan jumlah keseluruhan sebesar Rp. 21.000.000,00. Acara diawali dengan pembacaan Sholawat Nabi dan pembacaan ayat-ayat suci Al-Quran dilanjutkan dengan sambutan Ketua Majelis Wilayah Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama Kota Sumenep, Dr. KH. Taufikurrahman, M.Ag menandaskan tentang pembuatan Kartanu, santunan dan peringatan semacam ini hendaknya dijadikan agenda tetap untuk berbuat kebaikan. Sementara Ketua PCNU Sumenep, H. Panji Taufik menandaskan, tentang Kabupaten Sumenep yang mayoritas orang NU, tapi IPNU dan IPPNU belum juga bangkit, walaupun asal Bupati Sumenep ini dari IPNU dulu, demi tertanamnya ajaran Ahlus Sunnah Wal Jamaah (Aswaja) di Kabupaten Sumenep, utamanya para kaula muda yang mulai tidak menerima bilamana tidak masuk di akal bahkan akan membuat agama baru. Dibagian lain Bupati Sumenep, KH. A. Busyro Karim, M.Si meminta dengan kapitalisme di Indonesia ini hendaknya NU harus bangkit di tengah-tengah masyarakat seperti BMT-NU di Sumenep. Ceramah agama yang disampaikan oleh Wakil Ketua PWNU Jawa Timur, KH. Abdurrahman, LC, MHI menandaskan, tentang kewaspadaan kita terhadap berbagai macam aliran dan faham di Indonesia, tanamkan terus-menerus faham Aswaja pada penerus kita, pererat tali silaturrahim dengan berbagai elemen masyarakat dan berdoalah dengan terjadinya dekadensi moral bangsa ini menuju ketenangan dan kesejahteraan atau kesempurnaan hidup di dunia dan akhirat yang diridhoi Allah SWT. ( Mur, Fer )