News Room, Sabtu ( 13/03 ) Dalam setiap pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Masalembu, dalam beberapa tahun ini sepertinya, masukan dari 4 Desa yang ada di Kecamatan kepulauan yang paling jauh dengan daratan di Sumenep ini, banyak terfokus soal pembangunan sarana infrastuktur pedesaan. Hal tersebut diungkapkan Pendistribusian Beras rakyat miskin (Raskin) untuk Kecamatan Masalembu, Mohammad Mansyur, S.Sos ketika dihubungi News Room tadi siang, Sabtu (13/04). Sementara bidang lainnya, seperti ekonomi, kelautan dan perikanan juga tetap menjadi usulan yang mengemuka dalam Musrenbang Kecamatan Masalembu. “Dari empat Desa yang ada di Kecamatan Masalembu, pada dasarnya memiliki potensi yang sama. Karena itu pembangunan sarana dan prasarana yang dapat memperlancar arus perekonomian antar Desa,â€Âujar Mansyur. Disamping sarana tarnsportasi jalan raya dan jalan Desa, juga dibutuhkan pembangunan tangkis laut di beberapa areal pantai yang myulai banyak terkikis air laut. Bahkan, pihaknya juga berharap jika ada program bantuan dari pusat seperti yang diberikan di Kepuluan Sepudi, yakni Kecamatan Gayam dan Nong-gunung. Sehingga pembangunannya akan lebih cepat, sebab, selama ini hanya untuk pelaksanaan pembangunannya hanya bertahap saja. Apalagi tegas Mansur, dari 4 Desa yang ada di Kecamatan Masalembu, yakni Desa Masakambing, Masalima, Suka Jeruk dan Desa Karamean untuk melaksanakan pembangunan masih membutuhkan transportasi yang tinggi jika dibandingkan dengan daratan. “Namun, kami tetap optimis secara perlahan pembangunan di kepulauan Masalembu secara bertahap akan terpenuhi. Karena itu, diharapkan juga adanya investor yang bisa mengembangkan potensi yang ada disini,â€Âpungkasnya. ( Ren, Esha )