News Room, Senin ( 22/06 ) Memasuki musim tanam tembakau tahun 2009, omset Pegadaian Cabang Pamolokan, Kecamatan Kota Sumenep, pada bulan Juni 2009 ini naik mencapai 30 persen, dibandingkan bulan sebelumnya. Ini membuktikan, jika masih tingginya kebutuhan masyarakat terhadap penyedia modal. Manager Operasional Pegadaian Cabang Pamolokan, Abdul Kholiq mengatakan, omset yang didapat pada bulan ini sekitar Rp. 15 hingga Rp. 16 milyar, sedangkan pada bulan Mei 2009 lalu, hanya berkisar Rp. 12 milyar. “Kenaikan omset ini memang kerab terjadi kalau sudah memasuki musim tanam tembakau,â€Âkata Kholiq, pada wartawan dikantornya, Senin (22/06). Ia menjelaskan, kenaikan omset pada bulan Juni ini, tergolong tinggi dibandingkan pada bulan Juni tahun lalu, sehingga dana yang dikeluarkan sejak Januari hingga Juni 2009, mencapai Rp. 75 milyar. Sedangkan, pada tahun 2008 lalu, hanya mencapai Rp. 45 milyar. “Jadi, kenaikan omset hingga bulan Juni 2009 dibanding Juni 2008 lalu, mencapai 45 persen,â€Âterangnya. Kenaikan omset tersebut, kata Kholiq, masih jauh dari target yang harus dicapai tahun ini, yakni sebesar Rp. 150 milyar. “Kami optimis bisa mencapai sesuai target yang diharapkan. Sebab, hingga bulan Juni ini, omset yang kami dapat sudah mencapai Rp. 75 milyar,â€Âujarnya. Kholiq menerangkan, faktor pendukung naiknya omset tersebut, yakni adanya penambahkan 4 Unit Pelayanan Cabang (UPC), yang berada di Kecamatan Gapura, Dasuk, Batuputih, dan Kota Sumenep di Jalan Diponegoro). “Untuk barang agunan yang ada di Pegadaian, 90 persen masih didominasi oleh barang emas,â€Âungkapnya menambahkan. ( Nita, Esha )