News Room, Kamis ( 05/05 ) Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kalianget, Sumenep, memprediksi musim kemarau tahun 2011, akan terjadi mulai dekade pertama bulan Mei 2011, dan akan berlangsung normal. Kepala BMKG Kalianget, Syamsul Arifin menjelaskan, untuk saat ini wilayah Sumenep memang masih duguyur hujan, dengan intensitas rendah, yakni dibawah 150 milimeter sebulan. “Namun, perkiraan kami, bulan ini sudah masuk musim kemarau. Sifat kemarau kali ini diprediksi normal. Jadi, penanaman tembakau akan aman dari persoalan cuaca,”kata Syamsul, ketika dihubungi melalui telepon genggamnya, Kamis (05/05). Samsul mengungkapkan, warga Sumenep dan sekitarnya akan lebih merasakan musim kemarau pada Juli hingga Agustus. “Selama dua bulan tersebut curah hujan sangat berkurang. Oleh karena itu, petani bisa memperkirakan sendiri kapan harus menanam dan memanen tembakaunya,”terangnya. Dengan prediksi masuknya musim kemarau, kata Samsul, petani diharapkan bisa memperkirakan masa tanam tembakau secara tepat. “Jangan sampai salah hitung. Karena, untuk bulan Mei ini, meski sudah diprediksi masuk kemarau, tapi masih akan turun hujan,”ungkapnya. ( Nita, Esha )