News Room, Senin ( 15/10 ) Awal musim hujan di Kabupaten Sumenep dan sekitarnya, diperkirakan terjadi pada bulan Nopember desarian ketiga (Akhir Nopember 2012). Berdasarkan pantauan Stasiun Meteorologi Kalianget, selama Oktober 2012 ini wilayah Sumenep masih mengalami musim kemarau. Karena, hujan akan mulai mengguyur daerah Bumi Sumekar pada Nopember 2012 nanti. Kepala Stasiun Meteorologi Kalianget, Joko Sulistiyo menjelaskan, sifat musim hujan tahun ini tergolong normal, karena diprediksi terjadi pada akhir Nopember 2012 mendatang. “Sesuai prakiraan cuaca yang kami lakukan, awal turun hujan di Sumenep bakal terjadi paling cepat diminggu kedua Nopember 2012. Ya tergolong hujan lokal dengan intensitas ringan, yakni tidak merata (hanya terjadi didaerah tertentu),”kata Joko, Senin (15/10). Joko mengungkapkan, yang dikatakan musim hujan itu, jika curah hujannya mencapai 50 mililiter per 10 hari selama satu bulan. Jika dibawahnya, masih belum bisa dianggap musim hujan. “Kalau rata-rata curah hujan sudah 50 mililiter selama satu bulan, baru bisa dikatakan musim hujan,” terangnya. Sedangkan, pada bulan Oktober 2012, daerah paling ujung Pulau Madura ini masih mengalami musim kemarau, dengan suhu panas mencapai 34 derajad celcius. “Suhu tersebut untuk ukuran di Kabupaten Sumenep masih dinilai relatif normal. Sebab, beberapa tahun yang lalu suhu di wilayah setempat pernah mencapai 36 derajad celcius. Jadi, tingkat kepanasan tahun ini di Sumenep, masih tidak terlalu panas,” ungkapnya. ( Nita, Esha )