Sumenep-Infokom News Room : Penderita penyakit polio di wilayah Madura sudah mencapai 56 anak dari 300 lebih penderita polio se Jawa Timur, ironisnya lagi kasus polio itu kesemuanya dialami anak-anak yang belum pernah mendapatkan imunisasi polio atau anak-anak yang mendapatkan tetesan polionya tidak lengkap. Demikian ditegaskan Kepala Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Timur, Dr Bambang Giatno seusai kegiatan media dan comunity dan pertemuan Bupati se Madura di Kantor Pemerintah Kabupaten Sumenep, Rabu (15/02). Padahal pada waktu pelaksanaan PIN tahap I, II dan III, Madura tidak satupun ditemukan anak-anak penderita polio, namun demikian, Bambang Giatno membantah apabila munculnya 56 kasus polio di Madura setelah PIN tahap I, II dan III itu diakibatkan oleh faktor kesalahan pendataan, melankian karena faktor lain, yang diantaranya masyarakat tidak membawa putra-putrinya ke Posyandu setempat pada saat pelaksanaan PIN, berhubung berada diluar daerah. Dr. Bambang Giatno menambahkan, Pemerintah Propinsi Jawa Timur menargetkan pada tahun 2008 mendatang, masyarakat Jawa Timur bebas dari polio, tetapi jika hal itu tidak terlaksana, pihaknya tetap akan memberikan imunisasi hingga Jawa Timur dinyatakan bebas dari polio. ( Yasik, Esha )