News Room, Rabu ( 14/01 ) Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebagai wadah organisasi para Ulama, harus dapat berperan memberikan penyadaran dan umpan balik, serta pencerahan melalui fatwa dalam membawa bangsa untuk mendukung program pembangunan. Hal tersebut ditegaskan Camat Dungkek, Drs. H. Yudi Prantoko pada acara pengukuhan pengurus MUI Kecamatan Dungkek periode 2009-2013, Selasa (13/01) kemarin di ruang pertemuan Kantor Camat setempat. Sementara itu Ketua MUI Cabang Sumenep yang diwakili KH. Jufri Zawawi, S.Ag menegaskan, tugas MUI diantaranya sebagai pewaris misi para Nabi, memberikan fatwa kepada masyarakat dan pemerintah, pembimbing pelayanan ummat, menggalang kerukunan ummat beragama, dan amar makruf nahi munkar. Sedangkan susunan pengurus MUI yang dikukuhkan terdiri dari Dewan Penasehat H. Wafaed, KH. Khalili, dan Drs. Fathorrahman Ketua KH. Mudhar, Amd, Sekretaris A. Tirmidzi Bendahara H. Hefni Abdillah, serta dilengkapi beberapa seksi. Usai pengukuhan pengurus MUI, ditempat yang sama juga dilaksanakan rapat koordinasi dengan materi evaluasi program kerja dari masing-masing Dinas Sektoral dan UPTD yang menyentuh berbagai kepentingan masyarakat secara umum. Penekanan program yang perlu mendapat perhatian meliputi kelangkaan pupuk, PNPM Pola Mandiri, penghijauan, OPK Raskin, dan masalah pemerintahan dan administrasi Desa. Camat mengharapkan, dalam merealisasikan program tersebut, kita harus kompak dan bersatu, sehingga situasi yang kondusif ini tetap terkendali. ( JuP-18, Esha )