Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 06-06-2005
  • 763 Kali

MUI CABANG SUMENEP GELAR RAKERDA

Sumenep-Infokom News Room : Bupati Sumenep, Drs. Endro Siswantoro, M.Si meminta kalangan Ulama untuk membantu lancarnya pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 20 Juni mendatang, pasalnya, Pemilhan Kepala Daerah Langsung itu sebagai penentu pemimpin Kabupaten Sumenep 5 tahun mendatang. Penegasan itu disampaikan Bupati Sumenep, ketika membuka Rapat Kerja Daerah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cabang Sumenep di Hotel Safari Jaya, Sabtu (04/06). Dijelaskan pula, apabila masyarakat dapat menyalurkan hak politiknya dengan benar, niscaya pembangunan daerah Sumenep ini bisa berjalan seperti yang diharapkan. Untuk itu menurut Bupati Endro Siswantoro, Ulama mempunyai peran yang sangat besar didalam demokrasi Pilkada ini, sehingga diharapkan dukungan moral guna menciptakan suasana yang kondusif dan menjaga keutuhan ummat. Bupati Endro Siswantoro menambahkan, selain pelaksanaan Pilkada yang diinginkan berjalan demokratis dan damai, juga para Ulama diminta dukungannya untuk mensukseskan kegiatan lainnya yang tidak kalah pentingnya, yakni pelaksanaan MTQ XXI Tingkat Jawa Timur yang dipusatkan di Kabupaten Sumenep ini. Sementara itu ditempat yang sama Ketua MUI Cabang Sumenep, Drs. KH. Moh. Safradji memaparkan, MUI dalam pelaksanaan Pilkada nanti tetap bersikap netral, artinya MUI tidak melibatkan diri untuk mendukung salah satu calon, hanya saja pihaknya menginginkan agar para Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati tidak merusak tatanan demokrasi, atau dengan kata lain, masing-masing kandidat saling menjaga persatuan dan kesatuan ummat. Oleh kartena itu mnenurut Kyai Safradji, anggota MUI yang secara resmi terlibat dalam salah satu Tim Sukses kontestan Pilkada tersebut harus mengundurkan diri untuk sementara waktu. Acara Rakerda MUI Cabang Sumenep itu yang dihadiri seluruh Pengurus MUI se Kecamatan di Sumenep, juga menghadirkan Sastrawan Nasional, yakni H. D. Zawawi Imron dan KH. Mustafa Bisri dari Rembang Jawa Tengah. ( Yasik, Esha )