News Room, Selasa ( 07/07 ) Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR-RI) bekerjasama dengan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sumenep menggelar Sosialisasi Empat Pilar MPR-RI, dengan tema “Pancasila Sebagai Dasar dan Ideologi Negara, UUD NRI Tahun 1945 Sebagai Konstitusi Negara, dan Ketetapan MPR Negara Kesatuan Republik Indonesia Sebagai Bentuk Negara, Bhinneka Tunggal Ika Sebagai Semboyan Negera” di Aula SMA PGRI Sumenep, Selasa (07/07).
Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si dalam sambutannya mengakui pentingnya kegiatan sosialisasi Empat Pilar MPR-RI tersebut, khususnya bagi para guru di Sumenep, karena diharapkan para guru nantinya bisa menindak lanjuti dalam memberikan pemahaman yang baik dan benar berkaitan dengan Pancasila.
“Karena, anak muda sekarang ini nampaknya banyak yang hanya sekedar tahu Pancasila dan hanya sedikit yang tahu Bhinneka Tunggal Ika, karena banyak yang justru tergoda dengan pemikiran lain,” ungkapnya.
Menurut Bupati, di era globalisasi saat ini, negara hanya sebatas administratif, namun pemikiran terhadap persoalan nasionalisme, sepertinya sudah banyak luntur. Hal itu telah mempengaruhi generai muda termasuk yang tua. Untuk itu tegas Bupati, pola pikir ini perlu diluruskan.
“Sosialisasi seperti ini perlu terus digelorakan untuk mempengaruhi pola pikir yang selama ini mengganggu ideologi kita, karena kegersangan sosial saat ini semakin nampak. Dan ini harus dibangun dan dimulai dari dalam rumah kita,”tambahnya.
Sementara yang hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Tim Sosialisasi dari MPR-RI, Instiowati Ayu, SH, MH, yang hadir bersama anggota MPR-RI lainnya, H. Sirmadji, Bowo Sidik P, dan Elmoy Empri. Dalam kesempatan tersebut saling memberikan cindera mata Bupati Sumenep dengan Tim dari MPR-RI, dan dari MPR-RI kepada Ketua PGRI Sumenep, Drs. H. Nurul Hamzah, M.Pd. ( Ren, Esha )